Media Kampung – Pertandingan pembuka Grup L Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Kroasia di AT&T Stadium Arlington, Amerika Serikat, pada Kamis 18 Juni 2026 dini hari WIB menyajikan momen dramatis yang melibatkan kiper Kroasia, Dominik Livaković. Ia sempat menepis penalti Harry Kane, namun tendangan tersebut harus diulang karena Livaković dianggap bergerak terlalu awal dari garis gawang.
Insiden ini terjadi saat skor masih 0-0. Wasit memberikan hadiah penalti untuk Inggris setelah Luka Modrić melanggar pemain Inggris di kotak terlarang. Kane yang menjadi algojo pertama kali gagal memanfaatkan kesempatan setelah sepakannya mampu ditepis oleh Livaković. Namun, petugas VAR memeriksa posisi kiper Kroasia dan memutuskan bahwa Livaković sudah meninggalkan garis gawang sebelum bola ditendang.
Penalti pun diulang, dan Kane tidak menyia-nyiakan kesempatan kedua. Ia dengan tenang menaklukkan Livaković dan membawa Inggris unggul 1-0. Gol ini menjadi awal yang penting bagi Inggris dalam misi mereka meraih gelar juara dunia setelah puasa gelar sejak 1966.
Kroasia sendiri tampil dengan skema 3-5-2 yang mengandalkan pengalaman Luka Modrić di lini tengah bersama Marcelo Brozović dan Mateo Kovačić. Sementara itu, Inggris di bawah asuhan Thomas Tuchel menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Jude Bellingham sebagai pengatur serangan.
Dominik Livaković, kiper utama Kroasia yang saat itu berusia 31 tahun dan bermain untuk Dinamo Zagreb (pinjaman dari Fenerbahçe), sebelumnya telah menunjukkan performa gemilang dengan penyelamatan pertamanya. Namun, keputusan wasit untuk mengulang penalti menjadi titik balik pertandingan.
Hingga berita ini diturunkan, pertandingan masih berlangsung dengan Inggris unggul 1-0. Kroasia berusaha menyamakan kedudukan melalui skema set-piece dan serangan balik cepat yang dipimpin Ivan Perišić dan Ante Rebić.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan