Media Kampung – Debutan Piala Dunia 2026, Tanjung Verde, mencatat sejarah dengan menahan imbang juara Eropa Spanyol 0-0 di Atlanta Stadium, Senin (15/6/2026) malam WIB. Hasil ini menjadi salah satu kejutan terbesar dalam sejarah turnamen, mengingat Spanyol adalah salah satu favorit juara.
Sepanjang pertandingan, Spanyol mendominasi penguasaan bola hingga 80 persen, namun gagal membobol pertahanan rapat Tanjung Verde. Kiper lawan, Vozinha, tampil luar biasa dengan melakukan tujuh penyelamatan, termasuk menepis sundulan Mikel Oyarzabal dan tembakan jarak dekat Ferran Torres yang membentur mistar.
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memasukkan Lamine Yamal dan Mikel Merino pada menit ke-70 untuk menambah daya gedor. Namun, peluang terbaik Merino pada menit ke-73 masih bisa digagalkan Vozinha. Sepakan keras pemain pengganti itu terlalu dekat dengan kiper yang bermain di divisi dua Portugal tersebut.
Meski terus menekan, Spanyol tidak mampu menembus disiplin pertahanan Tanjung Verde. Bek Pico Lopes juga tampil gemilang dengan melakukan blok krusial di menit-menit akhir. Tanjung Verde bahkan hampir mencetak gol lewat Diney Borges dari sepak pojok, namun bola masih bisa diamankan kiper Spanyol Unai Simon.
Hasil ini membuat persaingan di Grup H semakin terbuka. Spanyol harus segera bangkit di laga berikutnya, sementara Tanjung Verde membuktikan bahwa mereka layak diperhitungkan di panggung dunia. Pemerintah Tanjung Verde bahkan telah menetapkan hari libur nasional untuk merayakan debut bersejarah ini.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan