Media Kampung – Laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026 antara Belanda dan Jepang di Dallas, Senin dini hari, 15 Juni 2026, belum menghasilkan gol hingga turun minum. Kedua tim bermain sengit dan saling bergantian menyerang, namun skor tetap 0-0 setelah 45 menit.
Belanda langsung mengancam sejak awal pertandingan. Pada menit ke-3, Donyell Malen melepaskan tembakan keras yang masih bisa diamankan kiper Jepang, Zion Suzuki. Peluang emas lainnya datang dari Cody Gakpo, tetapi striker Belanda itu gagal memanfaatkannya.
Jepang tidak tinggal diam. Samurai Blue beberapa kali memberikan tekanan berbahaya melalui Keito Nakamura, yang nyaris mencetak gol andai tembakannya tidak melebar tipis di samping gawang. Pertahanan kedua tim tampil solid sepanjang babak pertama, membuat peluang-peluang yang tercipta belum berbuah gol.
Susunan pemain yang diturunkan kedua tim menunjukkan strategi ofensif. Belanda mengandalkan formasi 4-1-2-3 dengan Bart Verbruggen di bawah mistar, lini belakang diperkuat Denzel Dumfries, Jan Paul van Hecke, Virgil van Dijk, dan Micky van de Ven. Di lini tengah, Ryan Gravenberch, Frenkie de Jong, dan Tijjani Reijnders menjadi motor serangan, sementara trio depan Crysencio Summerville, Cody Gakpo, dan Donyell Malen diharapkan mampu membongkar pertahanan lawan.
Jepang menerapkan formasi 3-4-3 dengan Zion Suzuki sebagai kiper. Tiga bek tengah Tsuyoshi Watanabe, Shogo Taniguchi, dan Hiroki Ito menjadi benteng kokoh. Ritsu Doan, Kaishu Sano, Daichi Kamada, dan Keito Nakamura mengisi lini tengah, sedangkan trisula depan Takefusa Kubo, Daizen Maeda, dan Ayase Ueda menjadi andalan untuk mencetak gol.
Hingga peluit tanda turun minum dibunyikan, skor kacamata 0-0 membuat persaingan di Gruf F masih terbuka lebar. Babak kedua diprediksi akan berlangsung lebih sengit karena kedua tim masih berpeluang meraih kemenangan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan