Media Kampung – Tottenham Hotspur hampir mencapai kesepakatan untuk mendatangkan pemain sayap Manchester City, Omar Marmoush, dengan status pinjaman yang disertai opsi pembelian permanen senilai 50 juta poundsterling atau setara Rp 1,2 triliun. Kesepakatan ini menjadi bagian dari upaya Tottenham memperkuat skuadnya musim ini.

Omar Marmoush dijadwalkan menjalani tes medis di London pada Senin (24/8) waktu setempat sebagai tahap akhir proses transfer. Pemain berusia 27 tahun ini akan bergabung dengan rekan baru dari Manchester City, Savinho, yang juga direkrut Tottenham musim panas ini dengan nilai transfer besar.

Baca juga:

Peran dan Performa Omar Marmoush di Manchester City

Marmoush bergabung dengan Manchester City pada Januari 2025 dari Frankfurt. Meski sempat menunjukkan performa menjanjikan, ia mulai tersisih dari skuad utama di bawah asuhan Pep Guardiola dan pelatih sementara Enzo Maresca. Pada musim lalu, ia hanya tampil sebagai starter dalam delapan pertandingan Premier League, mencetak tiga gol, dan total delapan gol dari 36 penampilan di semua kompetisi.

Enzo Maresca mengungkapkan bahwa Omar Marmoush sudah tidak berniat bertahan di Manchester City, sama seperti beberapa pemain lainnya yang memilih hengkang. Hal ini membuat klub lebih memilih melepas pemain tersebut demi memberikan kesempatan bermain yang lebih banyak di klub baru.

Baca juga:

Strategi Transfer Tottenham dan Dampaknya

Tottenham yang diasuh oleh Roberto De Zerbi terus melakukan perombakan skuad dengan mendatangkan sejumlah pemain baru, termasuk Jan Paul van Hecke, Sandro Tonali, dan Matheus Fernandes. Dengan mendatangkan Omar Marmoush, Tottenham berharap dapat menambah opsi serangan dan meningkatkan daya saing tim di Premier League musim ini.

Nilai transfer yang mencapai Rp 1,2 triliun menunjukkan ambisi besar Tottenham dalam memperkuat timnya. Marmoush diharapkan bisa membantu De Zerbi dan tim untuk segera bangkit setelah kekalahan telak 3-0 dari Brentford pada pertandingan terakhir.

Baca juga:

Konteks Transfer dan Prospek Masa Depan

Transfer ini terjadi pada masa bursa transfer musim panas yang sibuk, di mana klub-klub Premier League saling berlomba membangun tim kompetitif. Tottenham memanfaatkan peluang melepas pemain yang tidak masuk dalam rencana utama Manchester City, sekaligus memperkuat lini serang mereka.

Kesepakatan ini juga menandai perubahan strategi Tottenham yang kini fokus mendatangkan pemain muda potensial dan serba bisa, seperti Marmoush, untuk jangka panjang. Jika klausul pembelian permanen terpenuhi, Marmoush akan menjadi bagian penting skuad Tottenham di musim-musim mendatang.