Media Kampung

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengakui bahwa timnya masih menghadapi tantangan dalam membangun soliditas yang setara dengan rival utama mereka, Inter Milan, menjelang dimulainya Serie A musim 2026. Hal ini terlihat dari hasil laga uji coba pramusim yang berlangsung di Australia, di mana Juventus kalah 1-2 dari Inter pada Sabtu (8/8).

Perbedaan Soliditas antara Juventus dan Inter Milan

Inter Milan menunjukkan dominasi terutama pada babak pertama pertandingan. Federico Dimarco dan Andy Diouf berhasil membawa Inter unggul 2-0 sebelum Juventus memperkecil ketertinggalan melalui gol Francisco Conceicao pada 10 menit terakhir pertandingan. Spalletti menilai Inter sudah memiliki fondasi permainan yang lebih matang dan solid dibandingkan Juventus.

Baca juga:

“Mereka adalah pemain-pemain hebat di level tinggi, jadi kami harus mencoba mencari cara untuk menemukan keseimbangan yang tepat dan menjadi sebuah tim,” ujar Spalletti. “Inter menunjukkan mereka lebih solid sebagai tim daripada kami. Ini adalah sebuah proses yang harus kami lalui. Kami harus melangkah maju,” tambahnya.

Proses Pembangunan Kembali Juventus

Juventus saat ini sedang dalam tahap pembangunan ulang setelah musim sebelumnya berakhir kurang memuaskan dengan finis di posisi keenam Serie A, yang membuat mereka gagal lolos ke Liga Champions. Perombakan skuad juga berlangsung cukup panjang dengan sejumlah pemain baru yang baru bergabung dalam beberapa hari terakhir, termasuk Randal Kolo Muani dan Kerim Alajbegovic yang menjalani debut pada babak kedua melawan Inter.

Baca juga:

Spalletti mengakui dirinya telah melakukan evaluasi cermat terhadap kedua pemain sebelum mereka direkrut. Namun, ia juga menilai kedua pemain tersebut masih membutuhkan waktu untuk mencapai kondisi fisik terbaik karena baru bergabung selama tiga hari.

“Alajbegovic sudah dipantau oleh direktur Juventus, Ricky Massara, sebelumnya, jadi itu meyakinkan. Mereka berdua perlu mendapatkan kondisi fisik yang prima, karena mereka baru bersama kami selama tiga hari,” jelas Spalletti. Ia menambahkan bahwa mungkin dirinya terlalu terburu-buru meminta kedua pemain tersebut tampil penuh pada babak pertama dalam laga uji coba tersebut.

Baca juga:

Konteks dan Harapan Jelang Musim Baru

Situasi ini menunjukkan bahwa Juventus masih dalam proses adaptasi dan pembangunan tim yang solid untuk menghadapi musim Serie A 2026 dengan target kembali ke persaingan papan atas. Kesolidan tim menjadi faktor utama yang harus diperbaiki agar Juventus mampu bersaing dengan tim-tim kuat seperti Inter Milan yang sudah lebih siap secara kolektif.

Dengan bursa transfer yang masih aktif dan fokus pada pengembangan skuat, Juventus di bawah arahan Spalletti berusaha membangun fondasi yang kuat untuk mencapai performa terbaik di kompetisi musim depan.