Media Kampung – Timnas Vietnam gagal meraih kemenangan dalam laga kedua Grup A Piala AFF 2026 setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Singapura di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, pada 31 Juli 2026. Hasil ini menimbulkan sorotan tajam terhadap pelatih Kim Sang-sik, terutama terkait pergantian pemain dan performa tim yang tidak sesuai harapan.
Vietnam yang sebelumnya tampil dominan dengan kemenangan 7-0 atas Timor Leste, kali ini kesulitan menembus pertahanan rapat Singapura. Meski menciptakan beberapa peluang, lini serang Vietnam gagal memaksimalkan kesempatan, sampai pertandingan berakhir tanpa gol. Imbasnya, posisi Vietnam turun ke peringkat ketiga klasemen sementara Grup A dengan empat poin dari dua laga, tertinggal di belakang Singapura dan Indonesia.
Situasi ini menimbulkan tekanan besar bagi pelatih Kim Sang-sik dan para pemain, terutama menjelang laga krusial melawan Timnas Indonesia di Stadion Pakansari, Bogor. Media Korea Selatan mengakui bahwa meski hasil imbang mengecewakan, Kim Sang-sik berhasil mencatatkan rekor tak terkalahkan terpanjang dalam sejarah sepak bola Vietnam, dengan 17 kemenangan dan tiga hasil imbang dalam 20 pertandingan internasional terakhir.
Namun, media Vietnam mengungkap adanya kontroversi internal yang memicu ketegangan dalam skuad. Fokus utama kritikan tertuju pada top scorer Vietnam, Nguyen Dinh Bac, yang tampil kurang maksimal di laga tersebut dan sempat diganti pada menit ke-41 karena dianggap tidak menjalankan instruksi pelatih dengan baik. Sikap Dinh Bac yang dianggap meremehkan juga menjadi penyebab kemarahan Kim Sang-sik di pinggir lapangan selama pertandingan berlangsung.
Kim Sang-sik sendiri mengakui bahwa timnya mengalami kelelahan dan tekanan setelah kemenangan besar sebelumnya. Pemain Vietnam dipaksa menghadapi persiapan matang dari Singapura, termasuk strategi jebakan offside yang efektif, sehingga frustrasi dalam mencetak gol. Pelatih asal Korea Selatan itu juga memuji pertahanan solid Singapura yang berhasil menahan serangan Vietnam sepanjang laga.
Situasi ini membuat Vietnam berada dalam tekanan tinggi menjelang pertandingan melawan Indonesia. Kim Sang-sik berjanji akan memperbaiki performa tim dan memastikan persiapan matang untuk menjaga peluang lolos ke babak semifinal Piala AFF 2026.
Di tengah sorotan dan tekanan yang meningkat, Vietnam harus segera bangkit untuk menghadapi tantangan berikutnya. Hasil imbang melawan Singapura menjadi peringatan penting bagi pelatih dan pemain agar tidak mengulangi kesalahan dan memaksimalkan potensi dalam kompetisi yang semakin ketat ini.















Tinggalkan Balasan