Media KampungArema FC resmi mengamankan servis bek sayap potensial, Robi Darwis, dengan kontrak berdurasi dua musim. Pemain berusia 22 tahun ini diikat untuk memperkuat lini belakang Singo Edan menyongsong musim baru Liga 1.

Proses Transfer yang Mulus

Robi mengungkapkan bahwa proses kepindahannya ke Arema FC berjalan lancar tanpa banyak liku-liku. Ketidakpastian mengenai masa depannya usai musim lalu membuatnya menghubungi agensi untuk mencari klub. Beberapa tim menunjukkan minat, tetapi keseriusan Arema FC menjadi faktor penentu.

“Kebetulan itu kan ada beberapa waktu liga mau selesai. Terus saya belum ada kepastian untuk masa depan saya ke mana. Terus saya coba hubungin agensi saya. Bang, saya bilang, coba carikan klub. Ada beberapa tim yang minat, tapi saya melihat keseriusan itu ada datang dari Arema. Negosiasinya berjalan lancar, jadi nggak banyak liku-liku nunggu lama,” ungkap Robi.

Jaminan Menit Bermain dan Visi Klub

Faktor jaminan menit bermain dan visi klub yang jelas menjadi alasan kuat Robi menerima pinangan Arema FC. Ia ingin memberikan kontribusi maksimal bagi klub yang benar-benar mengapresiasi kemampuannya. “Kalau saya sendiri yang penting si timnya serius, apalagi kan saya harapannya punya menit bermain. Dan saya juga ingin mengangkat yang di mana tim yang meminati saya. Saya di Arema dikontrak dua musim,” tegasnya.

Adaptasi dengan Kultur Aremania

Sebagai pemain baru di Kota Malang, Robi mengaku sempat mengalami culture shock, terutama dengan tradisi boso walikan (bahasa terbalik) khas Aremania. Ia kerap mendengar panggilan unik seperti “Sam” untuk Mas dan “Ibor” untuk Robi. “Masih belajar, cuman agak sedikit kaget aja sih, bingung. Ternyata di Malang emang banyak jadi dibalikan,” katanya sambil tertawa.

Siap Hadapi Tekanan Suporter

Menutup perbincangan, Robi menegaskan kesiapan mentalnya menghadapi tekanan besar dari suporter fanatik Arema. Ia menganggap tekanan sebagai hal lumrah asalkan dihadapi dengan kepala dingin. “Beban itu tergantung dari mindset kita. Setinggi apa pun tekanan, kalau kita masih bisa berpikir positif, insyaallah berjalan lancar. Apalagi ditanya kapan nikah, kan? Kita tenang aja, yang penting aman aja. Salam Satu Jiwa, Arema!” pungkasnya optimistis.


Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.