Media Kampung – Chelsea semakin serius dalam upaya mendatangkan Maxence Lacroix dari Crystal Palace. Bek tengah asal Prancis berusia 26 tahun itu disebut-sebut sebagai target utama pelatih anyar Chelsea, Xabi Alonso, untuk memperkuat lini pertahanan pada bursa transfer musim panas ini.
Menurut laporan L’Equipe, negosiasi antara Chelsea dan Crystal Palace berjalan cepat dan diperkirakan rampung setelah Piala Dunia 2026. Nilai transfer yang disepakati mencapai €55 juta atau sekitar £47 juta. Angka ini dinilai wajar mengingat Lacroix telah membuktikan diri sebagai bek tangguh di Premier League sejak bergabung dengan Crystal Palace dari Wolfsburg pada Agustus 2024.
Lacroix telah tampil konsisten dalam hampir 100 pertandingan untuk Crystal Palace, mencetak empat gol dan empat assist. Penampilannya yang solid membawanya masuk skuad timnas Prancis untuk Piala Dunia 2026, dan ia sudah menjalani debut di turnamen tersebut saat melawan Norwegia.
Kedatangan Lacroix diyakini akan membawa perubahan signifikan bagi Chelsea. Selama ini, Chelsea kerap merekrut pemain muda berbakat, namun banyak yang belum siap bersaing di level tertinggi. Dalam pertemuan dengan tim kepemimpinan olahraga klub beberapa bulan lalu, diputuskan bahwa Chelsea akan lebih fokus mendatangkan pemain senior yang sudah matang—atau dalam istilah sumber internal, pemain ready-made.
Lacroix, yang kini berusia 26 tahun, akan langsung menjadi salah satu pemain paling senior di skuad Chelsea. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun di Bundesliga dan dua musim di Premier League, ia dianggap memenuhi kriteria yang dicari Chelsea: pemain berpengalaman, tangguh, dan mampu menghadapi tekanan.
Manajer Chelsea Xabi Alonso dikabarkan sangat mendukung perekrutan ini. Alonso sendiri pernah bekerja sama dengan Oliver Glasner, pelatih yang membawa Lacroix di Wolfsburg dan Crystal Palace. Glasner pernah memuji Lacroix pada Februari lalu: “Dia bermain luar biasa, sangat konsisten. Level yang dia tunjukkan sangat tinggi dan kami bisa mengandalkannya.”
Kepercayaan Alonso terhadap rekomendasi Glasner menjadi faktor penting dalam percepatan negosiasi. Chelsea membutuhkan bek tengah yang bisa diandalkan musim depan, terutama setelah Levi Colwill baru pulih dari cedera ACL panjang yang membuatnya absen hampir sepanjang musim lalu. Kehadiran Lacroix diharapkan bisa menjadi mitra ideal bagi Colwill di lini belakang.
Selain itu, beberapa pemain bertahan Chelsea seperti Axel Disasi, Benoit Badiashile, dan Trevoh Chalobah dikabarkan tidak masuk dalam rencana Alonso untuk musim 2026/27. Wesley Fofana juga kerap diganggu cedera, sehingga Chelsea memang membutuhkan tambahan tenaga di posisi bek tengah.
Lacroix dikenal sebagai bek dengan kecepatan, postur tinggi, agresivitas, dan familiaritas dengan Premier League. Ia mampu bertahan di ruang sempit, menghadapi transisi, dan bermain di garis pertahanan tinggi. Gaya bermainnya dianggap cocok dengan filosofi Alonso yang ingin membangun pertahanan solid namun tetap agresif.
Dengan kesepakatan yang semakin dekat, Chelsea tampaknya akan segera mengumumkan transfer Lacroix dalam waktu dekat. Langkah ini menjadi sinyal bahwa Chelsea tidak hanya membangun untuk masa depan, tetapi juga ingin bersaing di level tertinggi dalam waktu dekat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan