Media Kampung – Rayan Cherki, pemain sayap Manchester City yang membela tim nasional Prancis, mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial Irlandia. Bukan karena aksinya di lapangan, melainkan karena aksen bicaranya yang terdengar seperti berasal dari Cork, kota di selatan Irlandia.
Dalam sebuah video di balik layar yang dirilis akun Instagram resmi timnas Prancis, para pemain diminta menjelaskan cara pengucapan nama mereka. Saat giliran Cherki tiba, warganet Irlandia langsung menangkap logat yang mereka yakini sebagai aksen khas Leeside—julukan untuk wilayah Cork.
Seorang pengguna berkomentar, “Kenapa Cherki punya aksen Cork?” Warganet lain menimpali bahwa ia tidak bisa berhenti memutar ulang video itu. Bahkan ada yang membandingkan suara Cherki dengan legenda sepak bola Gaelic Kerry, “the Gooch”.
Video tersebut muncul di tengah Piala Dunia 2026, setelah Prancis mengalahkan Senegal 3-1 pada laga kedua Grup I. Kylian Mbappé mencetak dua gol, Bradley Barcola satu gol, sementara Cherki masuk sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir.
Cherki, 22 tahun, bergabung dengan Manchester City dari Olympique Lyon pada musim panas 2025. Ia dikenal sebagai gelandang serang kreatif dengan kemampuan teknik tinggi, dan perlahan mulai mendapat tempat di skuad senior Prancis di bawah pelatih Didier Deschamps.
Meskipun belum menjadi starter reguler, Cherki telah tampil dalam beberapa pertandingan Piala Dunia 2026 sebagai pemain pelapis. Dalam skema serangan Prancis yang dihuni pemain seperti Michael Olise, Ousmane Dembélé, dan Désiré Doué, Cherki menjadi opsi berbahaya dari bangku cadangan.
Fenomena aksen Cherki ini menjadi hiburan ringan di tengah ketatnya persaingan Grup I. Prancis dan Norwegia sama-sama mengoleksi enam poin, dan akan saling berhadapan pada laga pamungkas untuk memperebutkan posisi puncak.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan