Media Kampung – Donna Vekic mencatatkan namanya dalam sejarah tenis putri usai menjuarai turnamen Queen’s Club 2026 di London, Minggu (14/6). Gelar ini menjadi trofi WTA 500 pertama sepanjang karier petenis Kroasia berusia 29 tahun tersebut. Vekic mengalahkan wakil tuan rumah Emma Raducanu melalui pertarungan sengit dua set langsung dengan skor 6-0 dan 7-6(6) di Andy Murray Arena.
Kemenangan ini mengakhiri penantian panjang Vekic untuk kembali merasakan podium juara di ajang WTA Tour. Terakhir kali ia mengangkat trofi pada musim 2024. Namun, perjalanan Vekic menuju gelar kali ini terbilang istimewa. Ia sempat tersingkir di babak kualifikasi, namun beruntung mendapat tiket masuk ke putaran utama sebagai lucky loser setelah ada pemain lain yang mundur. Vekic pun menjadi lucky loser keenam yang berhasil menjuarai turnamen WTA, sekaligus yang pertama memenangkan ajang level WTA 500 atau lebih tinggi.
Sejak awal pertandingan, Vekic langsung menunjukkan dominasi. Ia merebut tujuh gim beruntun untuk menguasai jalannya laga. Raducanu yang bermain di hadapan pendukung sendiri sempat bangkit pada set kedua dan nyaris memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan setelah unggul 5-2. Namun, Vekic mampu membalikkan keadaan, memenangi tie-break dengan skor 8-6, dan mengunci kemenangan.
Usai pertandingan, Vekic mengungkapkan rasa syukurnya bisa bermain di Queen’s Club. Ia juga berterima kasih kepada pihak yang membuka kesempatan bagi petenis putri untuk tampil di venue bergengsi tersebut. “Saya sangat bersyukur karena sejak tahun lalu kami mendapat kesempatan bermain di sini. Kami benar-benar menikmati pengalaman tersebut,” ujar Vekic saat menerima trofi.
Sementara itu, kekalahan ini memperpanjang puasa gelar Raducanu. Petenis Inggris berusia 23 tahun itu terakhir kali meraih trofi pada turnamen Grand Slam US Open tahun 2021. Meski tampil impresif di set kedua, Raducanu gagal memanfaatkan keunggulan dan harus mengakui keunggulan Vekic yang lebih tenang dalam momen krusial.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan