Media KampungNovak Djokovic berhasil melaju ke babak kedua French Open 2026 setelah mengatasi perlawanan sengit dari Giovanni Mpetshi Perricard dalam pertandingan yang berlangsung di lapangan Philippe-Chatrier, Paris, Senin, 25 Mei 2026. Petenis asal Serbia ini bangkit dari kekalahan di set pertama untuk memenangkan laga empat set dengan skor 5-7, 7-5, 6-1, dan 6-4.

Dalam pertandingan yang menjadi ujian bagi Djokovic setelah minimnya jam terbang pada musim 2026, ia sempat kesulitan menghadapi servis dan forehand keras dari Perricard yang tampil impresif di dua set awal. Mpetshi Perricard, petenis tuan rumah yang baru pertama kali bertemu Djokovic, menunjukkan performa kuat dengan memenangkan 82 persen poin dari servis pertamanya dan mencetak lebih banyak winner di awal pertandingan.

Namun momentum mulai berubah ketika Djokovic berhasil menyamakan kedudukan di set kedua. Pada set ketiga, ia tampil dominan dan menuntaskan set tersebut hanya dalam 22 menit, menandai titik balik yang menentukan dalam pertandingan. Kepercayaan diri petenis unggulan ketiga itu terus meningkat hingga akhirnya menutup laga di set keempat dengan kemenangan.

Setelah pertandingan, Djokovic mengakui kesulitan membaca arah servis dari lawannya dan memuji performa Perricard yang membuat pertandingan berjalan ketat. “Selamat kepada Giovanni. Saya baru pertama kali melawannya dan hampir mustahil menebak arah servisnya,” ujar Djokovic. Ia menambahkan, “Dalam pertandingan seperti ini, Anda harus tetap fokus dan menunggu peluang. Ini cukup sulit, namun akhirnya saya menemukan permainan terbaik pada momen tepat.”

Kemenangan ini memperpanjang rekor Djokovic di putaran pertama French Open menjadi 22 pertandingan beruntun, menegaskan konsistensinya di salah satu turnamen Grand Slam favoritnya. Selanjutnya, Djokovic akan menghadapi Valentin Royer pada babak kedua yang berhasil melaju setelah mengalahkan Hugo Dellien dalam tiga set langsung dengan skor 6-4, 6-2, 6-2.

Perjalanan Djokovic di French Open 2026 menjadi sorotan mengingat minimnya persiapan dengan hanya sebelas pertandingan tunggal sebelum turnamen ini. Namun, pengalaman dan ketangguhannya tetap menjadi modal utama untuk terus melangkah lebih jauh di Roland Garros.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.