Media KampungAjax Amsterdam berhasil mengamankan tiket kualifikasi Liga Konferensi Eropa musim 2026/2027 setelah menaklukkan FC Utrecht lewat adu penalti dengan skor 4-3. Pertandingan final play-off Eredivisie yang berlangsung di Stadion Kras, Volendam, Senin malam, 25 Mei 2026, berakhir dengan ketegangan tinggi hingga babak tambahan waktu dan penalti.

Selama 90 menit waktu normal, kedua tim bermain tanpa mencetak gol. Babak tambahan waktu pun diwarnai dengan saling balas gol. Ajax membuka keunggulan melalui Davy Klaassen, namun Utrecht segera menyamakan skor lewat Gjivai Zechiel, sehingga pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti.

Kiper Ajax, Maarten Paes, tampil sebagai pahlawan dalam babak penalti dengan menggagalkan dua tendangan dari pemain Utrecht. Penyelamatan pertama dilakukan saat menghadapi eksekutor pertama Utrecht, Sebastien Haller, yang juga merupakan mantan rekan setimnya. Paes sukses membaca arah tendangan dan menepis bola tersebut.

Penyelamatan kedua Paes terjadi saat menghadapi Souffian El Karouani. Kiper berusia 28 tahun ini kembali menunjukkan ketangguhannya dengan membaca arah bola dan menggagalkannya. Berkat kontribusi Paes, Ajax akhirnya memenangkan adu penalti dengan skor 4-3 dan memastikan lolos ke babak kualifikasi Liga Konferensi Eropa.

Selain aksi gemilangnya di penalti, Paes juga tampil solid sepanjang pertandingan dengan mencatat tiga kali penyelamatan penting selama 120 menit pertandingan. Ia mengaku menggunakan pendekatan psikologis saat menghadapi Haller, mencoba berbicara dan membangkitkan tekanan mental sang striker. Paes mengakui pengalamannya bermain bersama Haller membantu dalam membaca kebiasaan penendang tersebut.

Keberhasilan Ajax ini membuka peluang bersejarah bagi sepak bola Indonesia di kancah Eropa, mengingat Maarten Paes merupakan kiper Timnas Indonesia. Ajax berpotensi tampil di kompetisi antarklub Eropa bersama Calvin Verdonk, yang kini bermain di klub Prancis, Lille.

Usai pertandingan, klub Ajax turut memberikan apresiasi kepada Paes lewat unggahan di media sosial resmi mereka dengan menyebutnya sebagai pahlawan yang menyelamatkan dua penalti melawan FC Utrecht, lengkap dengan emoji bendera Indonesia sebagai bentuk kebanggaan.

Kemenangan ini menjadi momen penting bagi Ajax dan juga bagi perjalanan karier Maarten Paes, yang berhasil menunjukkan kualitasnya di panggung sepak bola Eropa sekaligus mengharumkan nama Indonesia. Tim ini kini siap melangkah ke babak kualifikasi Liga Konferensi Eropa musim depan dengan semangat dan optimisme tinggi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.