Media Kampung – Persib Bandung menggelar pawai kemenangan usai menjuarai BRI Super League musim 2025/2026, yang berlangsung pada Minggu, 24 Mei 2026. Pawai juara ini menjadi momen bersejarah karena Persib berhasil meraih gelar juara liga Indonesia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, atau hattrick juara.

Konvoi juara Persib dimulai pada pukul 07.00 WIB dari kawasan Gedung Sate, Bandung. Rute pawai yang dilalui para pemain dan ofisial Persib meliputi Jalan Banda, L.L.R.E Martadinata (Riau), Merdeka, Perintis Kemerdekaan, Lembong, Veteran, hingga berakhir di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Asia-Afrika. Setelah konvoi berakhir, perayaan puncak berlangsung di Pendopo Kota Bandung.

Antusiasme bobotoh begitu luar biasa sehingga ruas jalan yang dilalui penuh sesak sejak pagi hari. Bahkan, rombongan konvoi yang menggunakan lima mobil Unimog dan satu Bandros terpaksa berjalan sangat lambat akibat kerumunan massa yang memadati sepanjang rute. Bobotoh yang ingin menyaksikan langsung para pemain Persib memenuhi jalan-jalan utama Kota Bandung sejak pukul 05.00 WIB, menyebabkan kemacetan dan pengaturan lalu lintas yang ketat.

Polda Jawa Barat mengerahkan sebanyak 2.883 personel untuk mengamankan jalannya pawai agar tetap kondusif dan tertib. Masyarakat yang ingin mengikuti pawai diimbau untuk mematuhi arahan petugas serta menaati aturan lalu lintas demi kelancaran acara. Penggunaan atribut keselamatan berkendara juga disarankan bagi peserta yang menggunakan kendaraan roda dua.

Keberhasilan Persib menjuarai BRI Super League musim ini sekaligus mengukir sejarah baru bagi klub. Persib menjadi tim pertama yang mampu meraih gelar juara liga Indonesia tiga musim berturut-turut sejak era Liga Indonesia modern. Gelar kali ini adalah yang kelima bagi Persib, melewati rekor juara Persipura Jayapura dengan empat gelar.

Persib memastikan gelar juara setelah bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara pada laga terakhir yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (23/5/2026). Tambahan satu poin tersebut membawa Persib mengukuhkan posisi puncak klasemen dengan 79 poin, unggul head to head atas pesaing terdekat, Borneo FC.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, menyatakan bahwa kekuatan utama timnya ada di lini pertahanan yang konsisten sepanjang musim. Dengan hanya kemasukan 22 gol, pertahanan menjadi fondasi keberhasilan Persib mempertahankan gelar juara. Bojan menambahkan bahwa prinsip tanpa kebobolan sangat membantu timnya menutup musim dengan hasil positif.

Ucapan selamat juga datang dari pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, yang mengapresiasi keberhasilan Persib secara profesional. Meski merupakan rival, Souza mengungkapkan rasa hormat dan memberikan selamat atas pencapaian Persib yang luar biasa tersebut.

Pawai juara Persib Bandung tahun ini menjadi bukti besarnya dukungan dan kecintaan bobotoh terhadap tim kesayangan mereka. Kota Bandung dipenuhi oleh sorak sorai dan kegembiraan yang meluap, menandai babak baru dalam sejarah sepak bola Indonesia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.