Media KampungArgentina kembali menjadi sorotan jelang Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Tim Tango mengincar prestasi langka dengan menjadi juara dunia secara berturut-turut, setelah sukses mempertahankan gelar Copa America 2024.

Di bawah arahan pelatih Lionel Scaloni, Argentina menunjukkan kepercayaan diri tinggi. Scaloni yang mulai menangani tim sejak Agustus 2018, berhasil membangun skuad solid dengan memasukkan pemain-pemain seperti Giovani Lo Celso, Rodrigo De Paul, dan Lautaro Martinez. Keberhasilan Argentina menjuarai Copa America, Finalissima, dan Piala Dunia 2022 menunjukkan mental juara yang kuat di dalam tim.

Sejarah Argentina di Piala Dunia sendiri sangat kaya, dengan tiga gelar juara yang diraih sejak pertama kali tampil di final pada 1930. Lionel Messi menjadi ikon sekaligus pencetak gol terbanyak Argentina dalam ajang Piala Dunia modern, dengan 26 penampilan sejak 2006. Prestasi gemilang juga pernah diraih oleh legenda seperti Diego Maradona yang membawa Argentina juara pada 1986.

Argentina menutup turnamen di Qatar 2022 dengan kemenangan dramatis melalui adu penalti melawan Prancis. Pemain muda seperti Julian Alvarez dan Enzo Fernandez turut memberikan kontribusi penting dalam perjalanan juara tersebut.

Menjelang Piala Dunia 2026, Argentina diprediksi membawa skuad yang kuat dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda. Nama-nama seperti Emiliano Martinez, Geronimo Rulli, Lautaro Martinez, dan Lionel Messi masih menjadi andalan. Tim ini akan menghadapi Aljazair, Austria, dan Yordania dalam fase grup yang berlangsung di beberapa stadion di Amerika Utara.

Ambisi Argentina untuk menjadi tim pertama yang mempertahankan gelar juara Piala Dunia sejak Brasil pada 1958-1962 menjadi perhatian utama para penggemar sepak bola dunia. Dengan kekuatan tim dan pengalaman yang dimiliki, Argentina patut diwaspadai sebagai kandidat kuat juara di edisi ke-19 Piala Dunia tersebut.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.