Media Kampung – Timnas U-17 Indonesia berhasil mengamankan tiga poin penting setelah mengalahkan China 1-0 dalam laga pembuka Grup B Piala Asia U-17 2026, menambah harapan melaju ke perempat final.
Pertandingan berlangsung pada Selasa 5 Mei 2026 di King Abdullah Sports City Training Stadium, Jeddah, Arab Saudi, dengan sorotan media internasional menyoroti intensitas kedua skuad muda.
Gol penentu datang pada menit ke-87, ketika Mat Baker gagal mengonversi tendangan ke gawang, bola memantul dan langsung diikuti oleh Keanu Sanjaya yang mengeksekusi tembakan akurat hingga menembus jaringan China.
Statistik menunjukkan Timnas Indonesia menguasai bola hanya 39,2 persen, namun mampu meminimalisir peluang lawan dengan total enam tembakan, satu di antaranya tepat sasaran.
China, di sisi lain, melancarkan serangan lebih agresif dengan 19 tembakan keseluruhan, tiga di antaranya mengarah tepat ke gawang, namun pertahanan Indonesia tetap solid menahan tekanan tersebut.
Serangan balik cepat Indonesia menjadi kunci, dengan pergerakan Mat Baker dan Peres Akwila Tjoe yang menciptakan ruang bagi Sanjaya untuk memanfaatkan kesalahan pertahanan lawan.
Kemenangan ini juga menjadi balasan manis atas dua kekalahan yang dialami Timnas U-17 pada bulan Februari di Indomilk Arena, Tangerang, dengan skor 0-7 dan 2-3 melawan tim yang sama.
Kekalahan sebelumnya menimbulkan keprihatinan, namun pengalaman tersebut tampaknya memotivasi skuad untuk memperbaiki taktik dan meningkatkan konsistensi pada kompetisi internasional.
Dengan tiga poin di tangan, Indonesia kini berada pada posisi menguntungkan menjelang dua pertandingan berikutnya melawan Qatar dan Jepang, yang masing‑masing menjadi tantangan kritis untuk mengamankan tempat di dua posisi teratas grup.
Format turnamen menegaskan bahwa hanya dua tim teratas setiap grup yang berhak melaju ke perempat final serta memperoleh tiket otomatis ke Piala Dunia U-17.
Oleh karena itu, setiap poin sangat berharga, dan kemenangan tipis ini meningkatkan peluang Indonesia untuk melanjutkan kompetisi serta mengukir sejarah dengan lolos ke ajang dunia.
Pelatih Timnas U-17 menekankan pentingnya disiplin taktik dan mental juara dalam menghadapi lawan yang lebih berpengalaman, meski tidak ada kutipan langsung yang tersedia dalam laporan resmi.
Setelah pertandingan, skuad Indonesia kembali ke kamp pelatihan untuk melakukan evaluasi teknis, memperbaiki aspek penguasaan bola, dan menyiapkan strategi menghadapi Qatar yang dikenal memiliki serangan cepat.
Dengan semangat tinggi dan dukungan suporter yang terus mengalir melalui media sosial, Timnas U-17 Indonesia berharap dapat memperpanjang rentetan kemenangan dan menorehkan prestasi di level Asia serta dunia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan