Media Kampung – 12 April 2026 | Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyatakan tekad kuat untuk membawa skuad mudanya menjuarai Piala AFF U-17 2026 yang akan digelar di Jawa Timur pada 11-24 April.

Turnamen ini diselenggarakan di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, dan Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, dengan Indonesia berperan sebagai tuan rumah.

Indonesia masuk ke Grup A bersama Vietnam, Malaysia, dan Timor Leste, sehingga persaingan grup diprediksi ketat.

Kurniawan menegaskan bahwa mayoritas pemainnya telah berpengalaman di kompetisi Elite Pro Academy, yang menjadi modal utama untuk menghadapi tekanan level internasional.

Beberapa pemain bahkan pernah berlatih bersama tim senior, meskipun belum pernah tampil di laga resmi senior.

“Secara pribadi ingin memberikan gelar untuk Indonesia, karena saat masih menjadi pemain saya belum bisa memberikan apa-apa,” ujar Kurniawan pada konferensi pers pra‑pertandingan di Surabaya, 11 April 2026.

Juru bicara tim, Ronny Pangemanan yang dikenal sebagai Bung Ropan, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan penuh kepada tim muda.

Ia menambahkan, “Indonesia jelas lebih dijagokan pada laga pembuka melawan Timor Leste, namun dua pertandingan berikutnya melawan Malaysia dan Vietnam akan menjadi ujian berat.”

Jadwal resmi memperlihatkan laga pembuka Indonesia melawan Timor Leste pada 13 April 2026 pukul 19.30 WIB di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik.

Setelah itu, Timnas Indonesia akan menjamu Malaysia pada 16 April dan menghadapi Vietnam pada 19 April.

Pelatih Timor Leste, Emral Abus, juga mengungkapkan ambisinya untuk menulis sejarah, menegaskan persiapan tim dilakukan sejak dua bulan terakhir dengan seleksi pemain muda terbaik.

Emral menekankan pentingnya mental kuat dalam menghadapi grup yang kompetitif, dan berharap timnya dapat memberikan perlawanan sengit.

Dalam tiga laga uji coba menjelang turnamen, Indonesia mengalami kekalahan melawan China, Thailand, dan tim uji coba lainnya, namun tim pelatih menilai pengalaman tersebut sebagai pembelajaran berharga.

Kurniawan menegaskan bahwa latihan intensif, termasuk beberapa pertemuan di Thailand, telah memperbaiki taktik dan kesiapan fisik para pemain.

Ia menutup dengan harapan agar dukungan publik, sponsor, dan media dapat memotivasi pemain muda untuk tampil maksimal di panggung regional.

Menjelang fase grup, suasana latihan di pusat kepelatihan Surabaya menunjukkan semangat tinggi, dengan pemain fokus pada strategi menyerang dan pertahanan yang seimbang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.