Media Kampung – Pertandingan Serie A pekan ke-35 antara Como dan Napoli berakhir dengan skor 0-0 pada Sabtu 2 Mei 2026 di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, menimbulkan reaksi campur aduk dari pelatih tim tuan rumah, Cesc Fabregas.

Kompas.com melaporkan bahwa Como menampilkan pola permainan agresif dengan 16 tembakan, namun tidak satu pun berhasil menembus gawang Napoli. Anastasios Douvikas hampir mencetak gol setelah melewati kiper Vanja Milinković‑Savić, namun tembakannya ditangkis tepat di garis gawang oleh bek Napoli, Amir Rrahmani.

Bola.com menambahkan bahwa Napoli mengandalkan penguasaan bola di lini tengah, di mana Kevin De Bruyne, Stanislav Lobotka, dan Scott McTominay bersaing keras melawan trio tengah Como yang terdiri dari Nico Paz, Lucas Da Cunha, dan Maximo Perrone. Pertarungan ini menghasilkan beberapa peluang bagi kedua tim, tetapi pertahanan masing‑masing tetap solid.

Setelah laga usai, Fabregas memberikan pernyataan yang sekaligus menonjolkan kebanggaan dan kekecewaannya. Ia berkata, “Dalam benak saya, mengingat siapa kami satu setengah tahun yang lalu, saya sangat bangga. Tapi kami tidak berhasil menang hari ini, jadi saya marah.” Kutipan ini diambil dari wawancara dengan Football Italia yang dipublikasikan di Kompas.com.

Menurut data resmi Serie A, hasil imbang ini membuat Como tetap berada di zona perburuan tiket Liga Champions, namun jarak dengan tim peringkat empat meluas menjadi lima poin jika Juventus mengalahkan Verona. Fabregas menegaskan bahwa pertumbuhan konstan pemainnya tetap menjadi prioritas, mengingat Como baru kembali ke Serie A setelah 21 tahun absen.

Sementara itu, Napoli, sebagai juara bertahan, masih berjuang mempertahankan posisi di papan atas. Kemenangan telak 4-0 atas Cremonese sebelum pertandingan ini memberi mereka momentum, namun kehilangan tiga poin melawan Como dapat memperkecil peluang mempertahankan gelar.

Ke depan, Como akan menghadapi Juventus dalam laga berikutnya, sedangkan Napoli akan bertemu dengan Lazio. Kedua pertemuan ini dipandang krusial untuk menentukan nasib masing‑masing dalam perebutan tempat di kompetisi Eropa musim depan.

Secara keseluruhan, hasil 0-0 antara Como dan Napoli menegaskan ketatnya persaingan di Serie A 2025/2026, sekaligus menyoroti tekad Fabregas untuk mengubah kebanggaan menjadi kemenangan pada pertemuan selanjutnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.