Media Kampung – Sassuolo menumpaskan AC Milan dengan skor 2-0 pada laga Serie A pekan ke-35 yang berlangsung pada Minggu, 3 Mei 2026 di Stadion Mapei, Reggio Emilia, menambah catatan kelam Rossoneri di akhir musim.
Gol pembuka datang lewat serangan cepat Domenico Berardi pada menit kelima, memanfaatkan ruang di lini pertahanan Milan yang masih belum terorganisir, dan menjadi gol pertama yang menandai kembali dominasinya melawan tim Italia utara.
Setelah Fikayo Tomori menerima kartu merah pada menit ke-24, Milan terpaksa melanjutkan pertandingan dengan sepuluh pemain, memaksa mereka mengubah taktik menjadi lebih defensif.
Di babak kedua, Armand Laurienté memperbesar keunggulan Sassuolo pada menit ke-47 setelah kombinasi singkat dengan Kristian Thorstvedt, menutup peluang balasan Milan secara efektif.
Kapten Milan, Mike Maignan, sempat menyiapkan tim untuk berjalan ke tribun memberi penghargaan kepada suporter, namun setelah mendengar sorakan keras ia memutuskan memutar balik dan mengantar rekan-rekannya ke ruang ganti, menurut laporan Sky Sport Italia.
Jay Idzes, pemain Timnas Indonesia yang menjadi starter di lini pertahanan, harus ditarik keluar pada menit ke-40 karena cedera tumit; pelatih Sassuolo Fabio Grosso menyatakan, “Ia terjatuh cukup parah saat melompat, ada masalah pada tumitnya, lalu dia meminta untuk diganti,” menegaskan kepedulian terhadap kondisi pemain.
Kekalahan ini menurunkan poin Milan menjadi empat dari lima laga terakhir, menjadikan mereka berada di posisi ketiga klasemen dengan 67 poin, sementara Juventus berada di atas bila meraih kemenangan melawan Hellas Verona.
Statistik menunjukkan penguasaan bola Sassuolo mencapai 58 % dibandingkan 42 % milik Milan, dan expected goals (xG) Sassuolo 1,57 versus 0,27 Milan, menandakan perbedaan kualitas peluang yang signifikan.
Sejak awal musim, Milan telah mencatatkan serangkaian hasil negatif, termasuk kegagalan mengalahkan Udinese dan Napoli, sehingga tekanan pada pelatih Stefano Pioli semakin besar menjelang sisa tiga pertandingan liga.
Dengan hasil ini, Sassuolo naik ke peringkat kesembilan dengan 49 poin, sedangkan Milan harus berjuang menstabilkan performa agar tetap bersaing untuk tempat di papan atas Serie A.
Perkembangan selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh kembalinya Jay Idzes dan kemampuan Milan menyesuaikan taktik tanpa Tomori, terutama dalam menghadapi serangan cepat lawan di sisa musim.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan