Media Kampung – Pada 2 Mei 2026, Swansea City menundukkan Charlton Athletic dengan skor 3-1 di Swansea.com Stadium, mengamankan posisi 11 di klasemen Championship. Brace Adam Idah di menit akhir serta tendangan bebas Leo Walta menjadi faktor penentu kemenangan.
Babak pertama berlangsung tanpa gol, kedua tim hanya menciptakan peluang sporadis. Zan Vipotnik sempat menembak, namun bola meleset dan penjaga gawang Thomas Kaminski berhasil menepisnya.
Pada menit ke-74, Idah membuka skor setelah menerima umpan tepat dari Josh Key dan mengeksekusi tembakan pertama kali yang tak dapat dipertahankan kam. Penyerangan ini mematahkan kebuntuan pertama.
Tak lama setelahnya, pada menit ke-79, Miles Leaburn menyamakan kedudukan untuk Charlton setelah mengirimkan sundulan tajam dari tendangan corner yang disiapkan Sonny Carey.
Dua menit kemudian, pada menit ke-82, Idah kembali menambah gol kedua berkat umpan silang dari debutant Thomas Woodward; bola memantul off MacAulay Gillesphey sebelum masuk ke gawang.
Di menit ke-88, Leo Walta menutup skor dengan tendangan bebas dari jarak 25 meter yang memantul dari tiang gawang, mencatat gol pertamanya bersama Swans.
Pertandingan ditonton oleh 19.245 penonton di stadion, menandai dukungan kuat bagi tim tuan rumah pada hari terakhir kompetisi.
Kemenangan ini mengantar Swansea menyelesaikan musim pada posisi ke-11 untuk tahun kedua berturut‑turut, tiga poin lebih baik dibandingkan musim sebelumnya, berkat kebijakan taktis Vitor Matos sejak November.
Sementara itu, Charlton Athletic berakhir di posisi ke-19, pencapaian tertinggi dalam 11 tahun terakhir, meski hanya meraih satu kemenangan dalam sembilan pertandingan terakhir.
Pelatih Swansea Vitor Matos menegaskan, ‘Saya hanya khawatir tentang performa. Ini pertandingan terakhir musim, kami di depan para pendukung. Kami ingin menutup musim dengan kemenangan dan performa yang tepat.’
Di sisi lain, pelatih Charlton Nathan Jones menambahkan, ‘Kami sangat bangga dengan perjalanan dua tahun terakhir yang berujung pada kemenangan melawan Hull City. Kami perlu konsistensi dan kualitas lebih untuk musim depan.’
Idah, yang baru bergabung pada Januari, mencatat total enam gol pada debut musimnya, bersaing dengan Zan Vipotnik yang keluar sebagai pencetak gol terbanyak dengan 23 gol dan menyandang gelar Golden Boot Championship.
Kedua klub kini mengakhiri kampanye dengan menatap musim depan; Swansea berharap momentum positif di rumah dapat diteruskan, sementara Charlton bertekad memperkuat skuad untuk kembali bersaing di puncak klasemen.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan