Media KampungMillwall mengukuhkan posisi ketiga klasemen Championship setelah mengalahkan Oxford United 2‑0 pada pertandingan pekan ke‑46 yang digelar pada 2 Mei 2026.

Pertandingan berlangsung di The Den, London, dengan 18.043 penonton menyaksikan kedua tim berjuang pada hari Sabtu sore.

Gol pertama dicetak oleh winger Femi Azeez pada menit ke‑34 setelah menerima umpan dari Mihail Ivanović, yang mengirim bola ke area penalti lawan.

Empat menit kemudian, Azeez menambah satu lagi dengan tembakan dekat tiang jauh setelah memanfaatkan umpan silang dari Barry Bannan.

Oxford United tidak berhasil mencetak gol, meski sempat menekan lewat peluang dari Zak Sturge dan Aidomo Emakhu pada menit-menit akhir.

Kiper Oxford, Jamie Cumming, melakukan beberapa penyelamatan krusial, termasuk menepis tembakan jarak jauh Casper De Norre pada menit ke‑52.

Statistik menunjukkan Millwall menguasai 55 % penguasaan bola dan menciptakan sembilan sudut dalam 30 menit pertama.

Penampilan defensif Millwall tetap solid; tidak ada gol kebobolan hingga peluit akhir, berkat lini belakang yang terkoordinasi dengan baik.

Kemenangan ini menempatkan Millwall pada peringkat tiga dengan 81 poin, tertinggal dua poin dari pemuncak klasemen Ipswich Town.

Ipswich Town memastikan promosi otomatis setelah mengalahkan Queens Park Rangers 3‑0 pada hari yang sama, menggeser Millwall ke babak play‑off.

Sebagai hasilnya, Millwall akan bertemu Hull City, peringkat keenam, dalam semifinal play‑off dua leg yang dijadwalkan pada akhir Mei.

Pelatih kepala Millwall, Alex Neil, mengungkapkan kepuasannya dalam wawancara dengan BBC Radio London, “I thought we deserved to win the game, I thought we were comfortable – my only frustration is we haven’t scored more in the first half.”

Neil menambahkan bahwa timnya tetap fokus pada persiapan mental menjelang babak play‑off, mengingat tekanan yang meningkat di akhir musim.

Bagi Oxford United, kekalahan 2‑0 menegaskan kepastian turun divisi, mengingat mereka berada di zona degradasi sejak awal musim.

Meskipun demikian, manajer Oxford United, Liam Manning, menyatakan kebanggaan atas perjuangan timnya, meski hasil akhir tidak menguntungkan.

Sejarah mencatat bahwa ini adalah kali pertama Millwall menempati posisi ketiga sejak musim 1993/1994, menandai pencapaian tertinggi dalam dua dekade terakhir.

Kedua tim akan melanjutkan agenda mereka masing‑masing; Millwall fokus pada persiapan play‑off, sementara Oxford beralih ke evaluasi internal menjelang kompetisi berikutnya.

Dengan hasil ini, persaingan promosi di Championship semakin ketat, dan para pendukung kedua klub menantikan perkembangan selanjutnya di akhir pekan mendatang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.