Media Kampung – Derby County gagal masuk play‑off setelah kalah 2‑1 dari Sheffield United di Pride Park pada 2 Mei 2026, menutup musim dengan posisi kedelapan. Kekalahan tersebut mengakhiri harapan Rams untuk melaju ke babak final Liga Championship.
BBC Sport mencatat bahwa Derby membuka skor lebih cepat melalui Sam Szmodics pada menit kelima setelah corner yang hanya setengah‑bersih. Gol tersebut datang setelah Jaydon Banel mengoper bola kembali ke dalam area penalti, memudahkan Szmodics menyelesaikan peluang dari jarak dekat.
Pada babak pertama, Sheffield United hampir menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas Gustavo Hamer, namun kiper Derby, Jacob Widell Zetterstrom, melakukan penyelamatan penting dengan menukik ke kanan. Meskipun United menekan, Derby tetap menguasai tempo permainan hingga jeda.
Setelah jeda, kesalahan umpan balik dari bek Derby, Joe Ward, memberikan kesempatan bagi Tom Cannon pada menit keenam puluh dua. Patrick Bamford mengirimkan bola tepat ke dalam kotak penalti, dan Cannon mengeksekusi tembakan rendah yang tak dapat dihalau oleh penjaga gawang.
Kurangnya konsentrasi pertahanan Derby berlanjut ketika Sydie Peck mencetak gol penutup pada menit enam puluh sembilan. Tembakan jarak jauh Peck menembus jaringan gawang, menambah keunggulan United yang pada akhirnya menjadi hasil akhir pertandingan.
Statistik resmi menunjukkan kehadiran 32.538 penonton di Pride Park, mencerminkan antusiasme tinggi menjelang akhir musim. Kedua tim berusaha memaksimalkan poin, namun hasil akhir menempatkan Sheffield United di posisi ke-13, sementara Derby tetap berada di peringkat kedelapan dengan selisih empat poin dari zona play‑off.
Menurut laporan BBC Sport, meski Derby sempat mendominasi penguasaan bola dan peluang pertama, mereka tidak berhasil memanfaatkan tekanan tambahan di babak kedua. Penyerangan United yang terorganisir, didukung oleh assist dari Bamford dan Hamer, menjadi faktor penentu kemenangan.
Tim Derby, yang pada musim sebelumnya hampir terdegradasi, telah menunjukkan perbaikan signifikan sepanjang kampanye 2025/26. Namun, hasil akhir melawan United menegaskan bahwa mereka masih belum cukup konsisten untuk menembus enam besar.
Sementara itu, Sheffield United menutup musim dengan catatan yang lebih baik dibandingkan awal tahun yang penuh tantangan. Kemenangan ini menandai pemulihan tim setelah awal musim yang kurang meyakinkan.
Pelatih Sheffield United, Paul Heckingbottom, tidak memberikan komentar langsung dalam laporan, namun analis klub menilai bahwa keberhasilan comeback di babak kedua mencerminkan mentalitas tim yang kuat.
Derby County kini harus menyiapkan diri untuk musim berikutnya, fokus pada perbaikan lini belakang dan peningkatan efisiensi akhir. Manajemen klub menyatakan akan mengevaluasi skuad dan mempertimbangkan pergerakan transfer pada jendela musim panas.
Dalam konteks liga, posisi kedelapan menempatkan Derby di luar zona play‑off, sementara tim-tim seperti Ipswich Town dan Hull City berhasil mengamankan tempat di babak lanjutan. Kompetisi tetap sengit menjelang penutupan musim.
Penutup, pertandingan Derby County vs Sheffield United pada 2 Mei 2026 menjadi salah satu momen krusial yang menentukan nasib Derby di akhir musim. Kekalahan 2‑1 menutup lembaran harapan mereka untuk melaju ke play‑off Championship.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan