Media Kampung, Jakarta – Pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin, menyatakan tekad kuat untuk kembali bangkit setelah mengalami kekalahan pada babak 32 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 yang digelar di New Delhi, India, Rabu (19/8/2026).

Unggulan ke-12 ini harus mengakui keunggulan pasangan Malaysia, Junaidi Arif dan Yap Roy King, dalam dua gim langsung dengan skor 16-21 dan 19-21. Kekalahan ini menambah daftar hasil kurang memuaskan yang dialami Raymond dan Nikolaus dalam beberapa turnamen terakhir, seperti terhenti di babak pertama Japan Open dan babak kedua China Open.

Baca juga:

Nikolaus Joaquin mengakui performa mereka sedang menurun, namun ia menegaskan tidak ingin berlarut dalam kekecewaan. “Kami beberapa kali menghadapi situasi serupa dan hingga kini belum menemukan formula untuk memperbaikinya. Namun, kami yakin bisa menemukan jalan keluar,” ujarnya dalam keterangan resmi dari PBSI.

Raymond Indra juga mengungkapkan rasa ketidakpuasan atas penampilan mereka selama pertandingan yang belum mencerminkan persiapan latihan yang telah dijalani. “Kami belum menemukan performa terbaik kami. Padahal, persiapan dalam latihan sudah berjalan dengan baik dan kami berusaha memberikan kemampuan maksimal,” ujar Raymond.

Baca juga:

Meski gagal melaju lebih jauh, keduanya bersyukur dapat menyelesaikan pertandingan tanpa cedera. Saat ini, fokus mereka beralih pada upaya meningkatkan performa untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya.

Performa menurun yang dialami Raymond dan Nikolaus menjadi perhatian penting bagi tim pelatih dan PBSI untuk mencari strategi yang tepat agar kedua atlet ini dapat kembali bersaing di level tertinggi dunia bulu tangkis.

Baca juga: