Media Kampung, Bintuhan — Kontingen atlet Kabupaten Kaur berhasil meraih tiga medali emas dari cabang olahraga pencak silat pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi yang digelar beberapa waktu lalu. Namun, prestasi tersebut belum cukup membawa mereka melaju ke tingkat nasional.
Pelatih pencak silat Kabupaten Kaur, Buyung Kalil, menjelaskan bahwa ia membawa empat atlet yang bertanding di dua kategori: seni tunggal baku dan laga individu. Pada kategori seni tunggal baku, atlet Kaur gugur. Sementara di kategori laga individu, mereka berhasil menyabet tiga medali emas.
Sayangnya, berdasarkan peraturan baru tahun ini, hanya atlet pencak silat yang menang pada kategori seni tunggal baku yang berhak maju ke tingkat nasional. Sementara kategori laga individu tidak lagi diberangkatkan. “Atlet kita kategori laga individu ada yang meraih tiga medali emas. Tapi karena aturan, mereka tidak bisa lanjut ke nasional. Yang bisa berangkat hanya kategori seni tunggal baku,” ujar Buyung kepada RRI, Rabu (8/7/2026).
Secara keseluruhan, Kabupaten Kaur memberangkatkan 18 atlet untuk O2SN tahun ini, terdiri dari 10 atlet SD (putra dan putri) serta 8 atlet SMP (putra dan putri), didampingi 14 official. Selain tiga emas dari pencak silat, kontingen Kaur juga membawa pulang satu medali perak dan satu perunggu dari cabang bulu tangkis.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kaur, Lisarmawan, memberikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah bertanding. Ia juga berterima kasih kepada para official yang mendampingi dan memberikan arahan. “Saya ucapkan terima kasih kepada atlet-atlet kita yang sudah berjuang dalam O2SN kali ini. Bagi yang belum juara, jangan berkecil hati, jadikan ini penyemangat untuk terus berlatih lebih baik lagi,” ujarnya.





















Tinggalkan Balasan