Media Kampung – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Badung menggelar Training of Trainers (TOT) bagi ratusan pelatih muda pada 3-4 Juli 2026 di Swiss-Bellhotel Rainforest Sunset Road, Kuta, Badung. Kegiatan ini bertujuan mengantisipasi krisis pelatih di berbagai cabang olahraga (cabor) di bawah naungan KONI Badung.
Mengapa Regenerasi Pelatih Penting?
Ketua Umum KONI Badung I Made Sutama menegaskan bahwa TOT ini merupakan langkah strategis untuk menyiapkan regenerasi pelatih unggul. “Kita membutuhkan kaderisasi yang lebih mapan, dari awal kita harus persiapkan matang. Ini yang ikut TOT adalah yang benar-benar belum pernah ikut TOT, sehingga nanti mereka bisa getoktularkan kepada yang lain juga,” ujarnya. Dengan demikian, krisis pelatih yang mungkin terjadi akibat minimnya kaderisasi dapat dicegah sejak dini.
Peran Pelatih dalam Pembinaan Atlet
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Badung, I Gusti Made Dwipayana, yang membuka acara tersebut, menekankan pentingnya peran pelatih. Menurutnya, pelatih tidak hanya mengantarkan atlet meraih prestasi puncak, tetapi juga membentuk karakter atlet sejak usia muda. “Dari atlet muda jangan diajarkan anak-anak itu untuk berbuat curang. Kita di Badung tidak perlu seperti itu, kita tidak perlu curang, kita pasti juara, jangan meniru yang lain. Ada yang pura-pura cidera karena pelatihnya nyuruh,” tuturnya.
Materi Pelatihan dan Instruktur
Ketua Panitia TOT I Ketut Widia Astika menjelaskan bahwa selama dua hari, para pelatih muda digembleng oleh enam instruktur bergelar Doktor dari Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Singaraja. Materi pelatihan mencakup:
- Prinsip-prinsip dasar pelatihan modern
- Teknik pengukuran fisik, monitoring, dan evaluasi atlet
- Penyusunan program latihan berbasis analisis kebutuhan cabor
- Implementasi program latihan kinerja pelatih
- High performance training serta perioderisasi dan prinsip latihan modern
- Psikologi olahraga dan mental performance
Para peserta juga mengikuti workshop penyusunan program latihan, membuat simulasi, dan mengimplementasikannya sesuai kelompok cabang olahraga masing-masing.
Dampak dan Harapan
Dengan adanya TOT ini, KONI Badung berharap lahir pelatih-pelatih muda berkualitas yang mampu membina atlet secara profesional dan beretika. Regenerasi pelatih yang terencana diharapkan menjaga kontinuitas prestasi olahraga di Kabupaten Badung.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.






















Tinggalkan Balasan