Media Kampung – Pelatih timnas Kroasia, Zlatko Dalic, menanggapi dengan senyum dan tawa sinis ketika timnya dilabeli sebagai “tim tua” menjelang Piala Dunia 2026. Baginya, komentar semacam itu bukan hal baru dan ia sudah terbiasa mendengarnya.
Anggapan tersebut muncul karena Dalic masih mengandalkan sejumlah pemain senior, seperti Luka Modric yang berusia 40 tahun dan Ivan Perisic (37 tahun). Namun, berdasarkan data, rata-rata usia skuad Brasil dan Argentina justru lebih tinggi dibandingkan Kroasia.
“Mereka sudah mengatakan hal seperti itu sejak 2018. Mereka bilang kami tua. Padahal, bersama Prancis dan Jerman, kami adalah tim dengan medali terbanyak pada abad ke-21. Inggris bahkan tidak meraih medali selama 60 tahun, sementara Kroasia memiliki tiga medali,” ujar Dalic.
Dalic menegaskan bahwa usia bukanlah masalah selama pemain masih mampu memberikan kontribusi terbaik. Ia sangat menghormati para pemain senior yang telah menjadi bagian penting perjalanan Kroasia.
“Mereka adalah pemain-pemain yang telah bersama saya sejak 2018. Saya sangat menghormati mereka. Memang, sekarang mereka delapan tahun lebih tua dan generasi baru mulai datang. Para pemain muda akan memiliki peran besar, tetapi kami harus terus mendorong perkembangan mereka,” kata Dalic.
Pelatih yang membawa Kroasia ke final Piala Dunia 2018 itu juga mengungkapkan filosofinya: “Ini adalah turnamen. Tidak ada ruang untuk mengejar keindahan semata. Anda harus menikmati sepak bola yang pragmatis dan fokus pada hasil. Semuanya dimulai dari pertahanan. Lebih baik menang 1-0 daripada 4-3.”
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan