Media KampungAtlet tunarungu Indonesia berhasil mencuri perhatian pebasket profesional Indonesia-Amerika, Jamarr Johnson, dalam sebuah coaching clinic dan pertandingan persahabatan basket di lapangan basket Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Selasa, 9 Juni 2026. Kegiatan yang digelar oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta ini diikuti oleh puluhan peserta dari SMA Kolese Gonzaga, Madrasah Istiqlal, dan Indonesia Deaf Basketball (IDB) Academy.

Jamarr Johnson mengaku terkesan dengan kemampuan para atlet tunarungu yang tampil dalam acara tersebut. “Jujur saja, ada banyak potensi di sini, banyak anak muda yang berpotensi memiliki karier di basket. Komunitas tunarungu Indonesia memenangkan kompetisi yang kami adakan dan saya sangat terkejut melihat betapa bagusnya permainan mereka,” ujar Jamarr di sela-sela kegiatan.

Dalam pertandingan persahabatan yang berlangsung, IDB Academy berhasil mengalahkan tim Madrasah Istiqlal dengan skor 8-2. Pelatih IDB Academy, Darfian Oscar, menilai kehadiran Jamarr menjadi motivasi besar bagi para atlet mudanya. “Anak-anak sangat senang sekali melihat Jamarr, jadi ini salah satu kesempatan buat anak-anak jadi semangat, berkembang di dunia basket. Karena di Indonesia sekarang basket lagi menjamur sekali,” kata Oscar.

Jamarr Johnson, yang lahir di New Jersey, AS, pada 1988, merupakan salah satu pebasket naturalisasi paling berpengaruh di Indonesia. Ia pernah memperkuat tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional, termasuk Asian Games 2018. Dalam coaching clinic ini, ia berbagi pengalaman dan memberikan pelatihan langsung kepada para peserta.

Acara ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan AS melalui pendidikan, olahraga, dan pertukaran budaya. Pejabat Diplomasi Publik Kedutaan Besar AS di Jakarta, John Slover, menyatakan bahwa semakin banyak orang Indonesia dan Amerika saling mengenal, semakin besar peluang kerja sama. “Semakin banyak orang Indonesia memiliki kesempatan untuk merasakan Amerika, dan semakin banyak orang Amerika memiliki kesempatan merasakan keindahan Indonesia. Maka, semakin kita dapat bekerja sama dan membuka lebih banyak kesempatan bagi semua orang,” ujar John.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.