Media Kampung – Rapid Vienna memastikan tiket terakhir ke kompetisi Eropa musim depan setelah membalikkan keadaan dengan kemenangan 3-0 atas SV Ried di leg kedua playoff Liga Konferensi Eropa, Senin malam di Vienna. Kemenangan ini membatalkan keunggulan agregat 2-1 yang sempat dipegang SV Ried dari leg pertama.
Dalam laga yang digelar di kandang Rapid, Jakob Schöller menjadi pahlawan dengan mencetak dua gol pada menit ke-26 dan 66, sementara Louis Schaub menutup kemenangan dengan gol spektakuler di masa tambahan waktu. Hasil ini membawa Rapid unggul agregat 4-2 dan melaju ke babak kualifikasi kedua kompetisi Eropa pada Juli mendatang.
SV Ried, yang sempat memimpin di leg pertama, gagal mempertahankan keunggulan saat menghadapi tekanan kuat dari tuan rumah. Meski sudah berusaha keras, terutama sebelum dan sesudah babak pertama, peluang yang didapat Ried tidak mampu dikonversi menjadi gol. Penampilan impresif penjaga gawang Rapid, Niklas Hedl, juga menjadi faktor penting dalam menggagalkan peluang-peluang berbahaya dari SV Ried.
Jakob Schöller, pemain berusia 20 tahun, tampil gemilang dengan dua gol lewat sundulan dari situasi bola mati, membuka peluang Rapid membalikkan keadaan. Adapun Louis Schaub, yang masuk sebagai pemain pengganti, menambah keunggulan dengan tendangan voli memukau di menit ke-92, memastikan kemenangan timnya di hadapan 14.604 penonton meski dalam cuaca yang panas terik.
Sementara itu, bagi Yusuf Maart dan Antonio van Wyk, dua pemain asal Afrika Selatan yang membela SV Ried, mimpi untuk tampil di kompetisi klub Eropa pupus. Maart turun sejak menit awal, sedangkan Van Wyk harus absen karena cedera. Musim ini menjadi perjalanan penting bagi Maart, mantan kapten Kaizer Chiefs, yang membukukan 35 penampilan dan menjadi favorit suporter. Sedangkan Van Wyk, winger asal Stellenbosch, menyelesaikan musim keduanya dengan tiga gol dari 29 penampilan, setelah sebelumnya berkontribusi membantu klub promosi musim lalu.
Kegagalan melaju ke babak grup Liga Konferensi Eropa menjadi tantangan bagi SV Ried yang sebelumnya telah melampaui ekspektasi dengan menembus final playoff. Pelatih Maximilian Senft, yang akan pindah ke Karlsruhe pada musim panas, harus mengakhiri perjalanannya bersama klub dengan kekalahan yang menyakitkan ini.
Rapid Vienna, salah satu klub tertua di Eropa, akhirnya berhasil melanjutkan langkahnya ke kompetisi Eropa musim depan setelah sempat mengalami empat kekalahan beruntun. Kemenangan ini sekaligus menjadi kemenangan perdana mereka atas SV Ried setelah tiga kekalahan sebelumnya, menandai momentum positif menjelang kompetisi musim baru.
Kedua tim kini bersiap menghadapi musim depan dengan Rapid penuh optimisme menatap babak kualifikasi Liga Konferensi Eropa, sedangkan Maart dan Van Wyk akan kembali ke Cape untuk beristirahat usai musim yang penuh dinamika.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan