Media KampungPutri Kusuma Wardani harus mengakhiri perjuangannya di Singapore Open 2026 pada babak 32 besar setelah kalah dari pebulutangkis India, Pusarla V. Sindhu. Pertandingan yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium, Kuala Lumpur, Selasa 26 Mei 2026, berakhir dengan skor 17-21 dan 18-21 dalam waktu 44 menit.

Awal pertandingan menunjukkan Putri KW mampu mendominasi gim pertama dengan mencuri interval. Namun, Sindhu dengan cepat menyesuaikan strategi dan mengandalkan serangan bola depan yang efektif sehingga mematikan pergerakan Putri di lapangan. Kondisi lapangan yang berangin juga membuat arah shuttlecock sulit diprediksi dan mengganggu kontrol permainan Putri.

“Pada gim pertama saya cukup nyaman dengan permainan saya, tapi setelah interval Sindhu mulai mengubah pola dengan serangan bola depan yang sangat mematikan,” jelas Putri setelah pertandingan. Sindhu mampu membatasi ruang gerak Putri di gim kedua, meskipun Putri memberikan perlawanan sengit hingga poin-poin akhir.

Putri menambahkan, “Di gim kedua, Sindhu sangat efektif membatasi bola atas saya. Dia sedang dalam tren positif dengan kekuatan kaki yang semakin meningkat dan pola serangan yang terencana dengan baik.” Hal ini menjadikan Sindhu sebagai lawan yang sulit diatasi dalam pertandingan kali ini.

Meski langkahnya terhenti lebih awal, Putri KW tetap menatap ke depan dengan optimisme. Ia berkomitmen untuk meningkatkan konsistensi dan fokus di lapangan menjelang turnamen Indonesia Open 2026 yang akan digelar minggu depan. “Saya harus lebih konsisten dalam permainan dan fokus di lapangan. Saya berharap bisa memperbaiki semuanya dalam beberapa hari ke depan sebelum Indonesia Open,” ujarnya.

Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi atlet muda Indonesia tersebut dalam menghadapi lawan kelas dunia. Singapore Open 2026 menjadi ajang pembelajaran penting untuk mematangkan mental dan strategi bertanding di level internasional.

Dengan persiapan yang lebih matang, Putri KW berambisi untuk menunjukkan performa lebih baik dan meraih hasil positif pada kejuaraan berikutnya. Keikutsertaannya di Indonesia Open 2026 akan menjadi kesempatan untuk menguji peningkatan yang telah dilakukan selama masa latihan pasca Singapore Open.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.