Media KampungYudha Saputera berhasil mengukir prestasi gemilang dengan meraih penghargaan sebagai Pemain Bertahan Terbaik pada Indonesian Basketball League (IBL) 2026. Penghargaan ini menjadi bukti konsistensi dan kualitas permainan Yudha sepanjang musim kompetisi berjalan.

Persaingan ketat dalam kategori pemain bertahan terbaik berlangsung antara Yudha Saputera dan Hendrick Xavi Yonga. Kedua pemain lokal ini menunjukkan kemampuan pertahanan yang luar biasa, namun Yudha unggul tipis dalam perolehan suara dari para pemilih penghargaan. Dalam proses voting, Yudha memperoleh total 120 poin dengan tujuh suara peringkat pertama, sedangkan Hendrick mengumpulkan 116 poin dan lima suara utama.

Penilaian penghargaan ini didasarkan pada statistik pertahanan selama musim reguler, termasuk defensive rebound, steal, block, dan kontribusi defensif tim secara keseluruhan. Yudha mencatat rata-rata 2,4 defensive rebound dan 2,3 steal per pertandingan, yang mana catatan steal-nya lebih unggul dibandingkan Hendrick Xavi Yonga yang memperkuat Pelita Jaya Basketball.

Kehadiran Yudha di lapangan juga memberikan kontribusi signifikan bagi performa pertahanan tim Satria Muda. Tim tersebut mencatat defense team rating sebesar 92,2 selama musim ini, yang menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan Yudha meraih gelar pemain bertahan terbaik. Sementara itu, Pelita Jaya yang diperkuat oleh Hendrick mencatat defense team rating 87,3 saat bermain.

Penghargaan ini menambah koleksi prestasi individu Yudha Saputera dalam karier profesionalnya di IBL. Sebelumnya, ia pernah mendapatkan penghargaan Most Inspiring Young Player pada musim 2021 saat membela Indonesia Patriots dan Rookie Of The Year pada musim 2022 bersama Prawira Bandung, yang menjadi awal karier profesionalnya di liga tersebut.

Posisi ketiga dalam kategori pemain bertahan terbaik musim ini ditempati oleh Dame Diagne dari Satria Muda Pertamina Jakarta dengan total 107 poin, yang hanya terpaut tipis dari Yudha dan Hendrick. Sementara itu, M. Fhirdan Maulana Guntara dan Andakara Prastawa Dhyaksa menempati posisi keempat dan kelima dengan perolehan 74 dan 71 poin.

Penghargaan IBL Defensive Player Of The Year 2026 ini menjadi pengakuan atas kerja keras dan dedikasi Yudha Saputera dalam menjaga pertahanan timnya. Keberhasilan ini sekaligus menegaskan reputasi Yudha sebagai salah satu pemain bertahan terbaik di kompetisi basket Indonesia saat ini.

Dengan torehan prestasi tersebut, Yudha Saputera semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemain lokal yang patut diperhitungkan di IBL. Ke depan, penggemar dan pelaku basket Tanah Air tentu menantikan penampilan-penampilan gemilang dari Yudha dalam kompetisi-kompetisi mendatang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.