Media KampungDony Tri Pamungkas, bek muda andalan Persija Jakarta, menyatakan keyakinannya menghadapi musim Super League 2026/2027 yang tidak lagi menerapkan regulasi pemain U-23 wajib. Meskipun aturan yang mewajibkan setiap klub menurunkan minimal satu pemain Indonesia berusia 23 tahun ke bawah di lini inti dihapus, Dony tetap optimistis bisa bersaing dan mendapat menit bermain yang cukup.

Musim lalu, regulasi U-23 menjadi kesempatan emas bagi pemain muda seperti Dony Tri untuk mendapatkan jam terbang di level tertinggi kompetisi Indonesia. Pemain berusia 21 tahun ini bahkan berhasil tampil konsisten dan mendapatkan penghargaan sebagai Pemain Muda Terbaik Super League 2025/2026. Dony mengaku sangat bersyukur atas pencapaian tersebut dan berterima kasih kepada seluruh elemen Persija yang mendukungnya sepanjang musim.

Dengan pencapaian tersebut, Dony Tri juga menarik perhatian pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, hingga akhirnya dipromosikan ke skuad senior dan menjalani debut impresif menghadapi Saint Kitts and Nevis pada Maret 2026. Penampilannya yang matang di sisi kiri pertahanan membuat namanya semakin dikenal dan dikaitkan dengan peluang berkarier di luar negeri, khususnya klub Polandia Legia Warszawa.

Meski masih terikat kontrak dengan Persija hingga Juni 2028, Dony tidak menutup kemungkinan menerima tawaran bermain di luar negeri jika kesempatan itu datang. Ia menegaskan kesiapan untuk meninggalkan Macan Kemayoran apabila ada rezeki dan peluang yang tepat di luar negeri. Namun, ia juga menyatakan belum ada informasi resmi terkait minat klub luar negeri saat ini.

Mengenai penghapusan regulasi pemain U-23 di musim depan, Dony menyatakan hal itu sudah menjadi keputusan dan menganggapnya sebagai tantangan baru. Ia bertekad terus bekerja keras agar tetap mendapat kesempatan bermain secara reguler tanpa bergantung pada aturan tersebut. Menurutnya, kompetisi yang lebih kompetitif akan menjadi motivasi tambahan untuk berkembang dan menunjukkan kualitas di lapangan.

Selama musim 2025/2026, Dony berhasil bermain dalam 26 pertandingan, mayoritas sebagai starter, dengan catatan satu gol dan satu assist. Pengalamannya ini menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan yang lebih ketat di musim berikutnya. Ia juga berencana fokus pada pengembangan diri dan mempersiapkan diri mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia menjelang laga uji coba melawan Oman dan Mozambik pada Juli mendatang.

Dengan semangat dan pengalaman yang terus bertambah, Dony Tri Pamungkas menunjukkan bahwa meskipun tanpa regulasi khusus untuk pemain muda, kualitas dan kerja keras akan menjadi kunci utama untuk meraih tempat di tim utama. Hal ini sekaligus memberikan gambaran bahwa regenerasi pemain muda di sepak bola Indonesia tetap bisa berjalan dengan baik melalui persaingan sehat di lapangan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.