Media Kampung – Santos FC harus puas dengan hasil imbang 2-2 saat menjamu San Lorenzo dalam pertandingan Grup D Copa Sudamericana 2026 di Estadio Urbano Caldeira, Rabu (20/5). Tim asal Brasil tersebut sempat unggul dua gol tanpa balas, namun akhirnya gagal mempertahankan keunggulan tersebut setelah lawan bangkit di babak kedua.
Gabriel Bontempo membuka keunggulan untuk Santos hanya dalam waktu satu menit sejak pertandingan dimulai. Kemudian Gabriel Barbosa menambah gol kedua sebelum babak pertama usai, memberikan harapan besar bagi tuan rumah untuk meraih kemenangan. Sayangnya, San Lorenzo berhasil menyamakan kedudukan lewat dua gol yang dicetak Mathias De Ritis dan Rodrigo Auzmendi di menit ke-72, memaksa laga berakhir imbang.
Absennya Neymar yang tengah mengalami cedera betis cukup dirasakan oleh Santos. Bintang Brasil itu tidak ikut bermain karena masalah kebugaran menjelang Piala Dunia FIFA 2026. Meski demikian, performa Santos tetap menunjukkan semangat juang, namun konsistensi menjadi kendala utama dalam mempertahankan keunggulan.
Gabriel Barbosa, yang juga dikenal sebagai Gabigol, menjadi sorotan setelah pertandingan. Meski berhasil mencetak gol dan memberikan assist, ia mendapatkan reaksi negatif dari sebagian suporter yang kecewa dengan hasil akhir. Gabigol mengungkapkan kekecewaannya atas hasil imbang tersebut dan menyoroti inkonsistensi permainan yang membuat tim kehilangan kendali.
Tambahan satu poin membuat Santos berada di posisi terbawah klasemen Grup D dengan empat poin, sementara San Lorenzo memimpin dengan tujuh poin. Deportivo Cuenca dari Ekuador dan Recoleta dari Paraguay masing-masing mengumpulkan enam dan lima poin. Grup ini masih sangat ketat dan peluang untuk lolos ke babak berikutnya masih terbuka lebar bagi Santos, yang kini harus meraih kemenangan pada laga terakhir melawan Deportivo Cuenca dan berharap hasil lain berpihak pada mereka.
Dengan jadwal pertandingan terakhir yang akan berlangsung pada 26 Mei, Santos harus memperbaiki performa agar dapat terus bersaing di kompetisi antar klub Amerika Selatan ini. Kegagalan mempertahankan keunggulan dalam pertandingan ini menjadi peringatan penting bagi tim untuk meningkatkan fokus dan konsistensi di laga-laga berikutnya agar dapat melaju ke babak knockout Copa Sudamericana 2026.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan