Media Kampung – Federasi Sepak Bola Iran menggelar pertemuan positif dengan FIFA untuk membahas persiapan partisipasi Timnas Iran di Piala Dunia FIFA 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Pertemuan tersebut berlangsung di Istanbul pada Minggu, 17 Mei 2026, dan dinilai sangat konstruktif oleh Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom.

Walaupun situasi geopolitik di Timur Tengah masih memanas, Iran tetap berkomitmen untuk tampil di ajang sepak bola terbesar dunia ini. Timnas Iran dijadwalkan menjalani semua pertandingan fase grup di Amerika Serikat. Dalam pertemuan tersebut, FIFA dan federasi Iran membahas berbagai aspek operasional yang harus dipersiapkan agar keikutsertaan Team Melli berjalan lancar.

Mattias Grafstrom menyatakan bahwa diskusi berjalan baik dan keduanya optimistis menyambut kehadiran Iran di Piala Dunia 2026. Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, mengakui bahwa meskipun visa untuk tim nasional belum diterbitkan, pertemuan di Istanbul memberikan hasil yang positif dan membahas kekhawatiran yang ada demi kelancaran partisipasi Timnas Iran.

Pertemuan ini dilaksanakan di markas Federasi Sepak Bola Turki, bertepatan dengan pemusatan latihan Timnas Iran di Turki sebagai persiapan menjelang keberangkatan ke Amerika Serikat. Iran merencanakan dua laga uji coba di Antalya, salah satunya melawan Tim Nasional Gambia pada 29 Mei 2026.

Pelatih Amir Ghalenoei membawa 30 pemain ke pemusatan latihan yang nantinya akan dipangkas menjadi 26 sesuai regulasi Piala Dunia. Striker andalan Mehdi Taremi termasuk dalam skuad, sementara Sardar Azmoun tidak dipanggil karena kontroversi terkait dukungannya terhadap demonstran anti-pemerintah di Iran. Azmoun kini bermain di Uni Emirat Arab dan sempat dituduh melakukan pengkhianatan oleh media pemerintah Iran.

Dengan semua persiapan ini, FIFA dan Iran menunjukkan komitmen yang kuat agar Team Melli dapat berkompetisi dengan baik di Piala Dunia 2026. Pertemuan terbaru ini menegaskan kesiapan Iran meski menghadapi tantangan dari situasi politik dan administratif yang ada.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.