Media Kampung – Antoine Griezmann mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Atletico Madrid dengan penuh emosional dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada para suporter klub tersebut. Dalam laga kandang terakhirnya di Stadion Riyadh Air Metropolitano, Griezmann tampil cemerlang dengan memberikan assist yang membawa kemenangan 1-0 atas Girona FC.
Pada kesempatan itu, pemain asal Prancis berusia 35 tahun tersebut mengungkapkan penyesalannya atas keputusan kontroversial yang diambilnya pada 2019 ketika meninggalkan Atletico untuk bergabung dengan FC Barcelona. Keputusan itu sempat memicu kekecewaan di kalangan fans, namun Griezmann menegaskan bahwa saat itu usianya masih muda dan belum menyadari besarnya cinta yang ia terima dari publik Wanda Metropolitano.
“Saya tahu banyak yang sudah memaafkan saya dan mungkin ada juga yang belum, tapi saya ingin meminta maaf lagi. Saat itu saya tidak menyadari sebesar apa cinta yang saya miliki di sini,” ujar Griezmann dalam pidatonya yang diambil dari Football Espana dan berbagai media lainnya.
Griezmann juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pelatih legendaris Diego Simeone, yang dianggapnya memiliki peran besar dalam perkembangan kariernya. Ia menyebut Simeone sebagai sosok yang mengubah segalanya di Atletico Madrid dan memberinya semangat yang kuat hingga akhirnya mampu menjadi juara dunia bersama tim nasional Prancis.
Selain itu, Griezmann memberikan penghormatan kepada kapten Atletico, Koke, yang disebutnya sebagai legenda sejati klub. Ia juga berterima kasih kepada keluarganya, terutama sang istri dan orang tua, atas dukungan yang selalu diberikan selama perjalanan kariernya.
Meskipun Griezmann belum berhasil membawa Atletico meraih gelar Liga Spanyol maupun Liga Champions, ia menilai cinta dan dukungan dari para pendukung klub jauh lebih berarti dan akan selalu dibawanya sepanjang hidup. Setelah dua periode membela Los Colchoneros selama total sepuluh tahun, Griezmann siap melanjutkan kariernya di Major League Soccer bersama Orlando City SC mulai musim depan.
Kepergian Griezmann menandai akhir sebuah era bagi Atletico Madrid, namun pidato perpisahannya yang tulus dan penuh rasa hormat meninggalkan kesan mendalam bagi para penggemar. Kariernya di Atletico diwarnai berbagai prestasi termasuk menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klub dan mempersembahkan gelar Liga Europa UEFA, Piala Super UEFA, serta Piala Super Spanyol.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan