Media KampungRoma berhasil mengamankan kemenangan 2-0 atas Bologna pada laga pekan ke-34 Serie A, memperkuat peluang mereka masuk empat besar.

Pertandingan berlangsung di Stadion Renato Dall’Ara, Bologna, pada 25 April 2026 dan ditandai dengan serangan cepat sejak menit awal.

Donyell Malen membuka skor pada menit tiga dengan tembakan yang tak dapat dihentikan penjaga gawang Bologna.

Neil El Aynaoui menambah keunggulan Roma menjelang jeda pertama setelah memberikan assist kepada Malen.

Pelatih Roma, Gian Piero Gasperini, menegaskan bahwa fokus utama proyek klub berada pada institusi dan pendukung, bukan pada dirinya.

Dalam wawancara dengan DAZN Italia, Gasperini menyatakan, “Kami harus percaya bahwa kami dapat memenangkan setiap pertandingan dan kini pemain penting kembali fit.”

Ia menambahkan bahwa performa babak pertama menjadi standar yang harus dipertahankan pada pertandingan selanjutnya.

Kekalahan Roma di babak kedua menimbulkan kritik, namun pelatih menilai masalah tersebut dapat diatasi dengan pemulihan cedera pemain.

Paulo Dybala kembali masuk lapangan sebagai pengganti pada menit kedua belas setelah tiga bulan absen karena cedera.

Kembalinya Dybala memberi dorongan moral bagi skuad yang sebelumnya mengalami kekurangan kreatifitas di lini serang.

El Aynaoui tidak hanya mencetak gol, tetapi juga berperan dalam menciptakan peluang bagi rekan satu timnya.

Menurut Gasperini, pengalaman El Aynaoui di Piala Afrika Nations memengaruhi kondisi fisiknya, namun kini ia tampil maksimal.

Roma harus menunggu kembalinya Matías Soulé yang masih menjalani rehabilitasi cedera otot.

Saat ini, tim berada dalam persaingan ketat untuk memperoleh tempat di Liga Champions musim depan.

Kemenangan ini menempatkan Roma selangkah lebih dekat kepada target tersebut, sekaligus menambah tekanan pada rival Juventus.

Gasperini menolak membahas masalah internal klub, termasuk perpisahan dengan penasihat khusus Claudio Ranieri.

Ia menegaskan bahwa dinamika internal tidak mengganggu fokus pemain dalam persiapan pertandingan.

Ketegangan antara Gasperini dan direktur olahraga Frederic Massara terus menjadi sorotan media.

Namun, pelatih menegaskan bahwa kerja sama dengan staf teknis tetap berjalan lancar.

Statistik resmi menunjukkan bahwa Roma mencatatkan 15 kemenangan, 9 hasil imbang, dan 8 kekalahan hingga saat ini.

Dengan 54 poin, klub berada di posisi keempat klasemen, hanya tiga poin di belakang juara.

Selama 90 menit pertama, Roma menguasai penguasaan bola sebesar 58 persen.

Tim lawan hanya mampu menahan serangan balik sporadis tanpa menciptakan peluang signifikan.

Keberhasilan Roma di kandang Bologna menambah catatan positif mereka dalam pertandingan tandang musim ini.

Gasperini menekankan pentingnya menjaga konsistensi performa, terutama menjelang akhir pekan kompetisi.

Dia juga menyatakan, “Kami berharap dapat terus mengoptimalkan kebugaran pemain dan memperbaiki setiap detail taktik.”

Komentar para pemain menguatkan semangat tim; Malen menyebut kemenangan ini sebagai bukti kerja keras kolektif.

Dybala, yang kembali dari cedera, mengaku puas dapat berkontribusi meski dalam peran substitusi.

Para pendukung Roma di stadion memberikan sorakan berkelanjutan, menciptakan atmosfer yang mendukung tim.

Gasperini menutup wawancara dengan mengucapkan terima kasih kepada suporter yang selalu memberikan energi positif.

Dengan hasil ini, Roma kini menantikan laga berikutnya melawan rival klasik untuk mengamankan posisi empat besar.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.