Media KampungReal Madrid berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Real Oviedo dalam pertandingan Liga Spanyol yang berlangsung di Santiago Bernabeu. Namun, kemenangan ini diselimuti kontroversi setelah Kylian Mbappe mengungkapkan bahwa dirinya merasa menjadi pilihan keempat dalam lini serang klub raksasa tersebut.

Dalam laga yang merupakan salah satu pertandingan terakhir Real Madrid di kandang pada musim ini, Madrid menunjukkan dominasi dengan menguasai pertandingan meskipun tekanan cukup tinggi setelah mereka kalah 0-2 dari Barcelona yang memastikan gelar juara. Real Madrid berusaha mengamankan posisi runner-up di klasemen, sementara Real Oviedo sudah dipastikan terdegradasi ke divisi kedua.

Pelatih Real Madrid, Álvaro Arbeloa, melakukan rotasi skuad dengan menurunkan beberapa pemain penting, termasuk Kylian Mbappe yang memulai pertandingan dari bangku cadangan. Mbappe baru masuk pada menit ke-69 dan mendapat reaksi negatif dari sebagian suporter yang bersiul dan mengejeknya di Bernabeu.

Setelah pertandingan, Mbappe secara terbuka menyatakan ketidakpuasannya terkait peran di tim utama. Ia mengklaim bahwa dirinya telah menjadi pilihan keempat di lini depan setelah Vinicius Junior, Franco Mastantuono, dan pemain muda Gonzalo Garcia. “Saya 100% fit dan siap bermain, tetapi pelatih mengatakan saya adalah striker keempat di skuad di belakang Mastantuono, Vini, dan Gonzalo,” ujar Mbappe kepada media, sebagaimana dikutip dari Media Kampung.

Namun, sang pelatih Arbeloa segera membantah pernyataan tersebut. Dia menegaskan bahwa tidak pernah mengatakan hal seperti itu kepada Mbappe dan menilai bahwa sang pemain mungkin salah mengartikan pembicaraan mereka. “Saya berharap punya empat striker, tapi saya tidak memilikinya. Saya yang menentukan siapa yang bermain dan siapa yang tidak,” jelas Arbeloa.

Real Madrid sendiri tengah menghadapi masalah cedera di lini pertahanan yang membuat mereka harus memutar otak dalam menyusun formasi. Meski begitu, Madrid tidak terkalahkan dalam empat pertandingan kandang terakhir di La Liga dan berhasil mencetak gol di enam pertandingan beruntun di Bernabeu pada musim ini.

Sementara itu, Real Oviedo yang telah dipastikan turun kasta, berjuang tanpa kehadiran gelandang Kwasi Sibo yang menjalani skorsing setelah mendapat kartu merah pada pertandingan sebelumnya. Oviedo juga gagal meraih kemenangan dalam laga terakhirnya, hanya bermain imbang 0-0 melawan Getafe.

Ketegangan antara Mbappe dan manajemen Real Madrid menambah dinamika menarik di tengah persaingan La Liga yang sudah memasuki tahap akhir. Pertandingan melawan Real Oviedo menjadi momentum bagi Madrid untuk mempertahankan posisi kedua klasemen sekaligus menjaga kepercayaan diri menghadapi laga-laga berikutnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.