Media KampungHerry Iman Pierngadi, pelatih kepala ganda pria nasional, mengumumkan bahwa hanya dua pasangan yang akan mewakili Malaysia di Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Keputusan ini menegaskan fokus seleksi yang ketat dan berbasis performa terkini.

Pengesahan dua pasangan didasarkan pada hasil kompetisi penting, termasuk Kejuaraan Dunia dan turnamen World Tour yang akan datang. Herry menegaskan bahwa evaluasi berlanjut hingga final list selesai, memastikan bahwa pemilihan didasarkan pada bukti konkrit di panggung internasional.

Pasangan inti yang saat ini dipersiapkan akan menjadi dasar persiapan, namun masih ada penilaian tambahan melalui turnamen kunci. Hal ini menandakan bahwa kemampuan konsisten di level tinggi tetap menjadi syarat utama untuk masuk ke skuad.

“Setiap negara hanya dapat mengirim maksimal dua pasangan, jadi kita akan memilih terbaik,” ujar Herry. Ia menekankan perbedaan penting dengan Thomas Cup, yang memperbolehkan tiga pasangan.

Pengguna kesempatan bagi pasangan muda seperti Wan Arif Wan Junaidi dan Yap Roy King masih terbuka, asalkan mereka menunjukkan konsistensi di turnamen berikutnya. Herry menambahkan bahwa pencapaian konsisten menjadi kunci bagi dua pemain tersebut untuk tetap dalam pertimbangan.

Selain performa, kondisi fisik juga dipantau ketat, terutama bagi Man Wei Chong. Herry menegaskan bahwa serangan cedera harus dihindari sebelum kompetisi besar, sehingga pemantauan kesehatan menjadi bagian integral dari program persiapan.

Jadwal turnamen disusun secara strategis, memilih event di Malaysia, Singapura, dan Indonesia berdasarkan kondisi pemain. Herry menegaskan bahwa tidak semua event akan diikuti; seleksi akan didasarkan pada kondisi fisik dan performa menjelang Kejuaraan Dunia dan Asian Games.

Asian Games 2026 akan berlangsung dari 19 September hingga 4 Oktober di Aichi-Nagoya. Persiapan Malaysia dimulai lebih awal dengan fokus pada puncak performa di periode sebelum kompetisi. Herry menekankan pentingnya periode istirahat bagi pemulihan cedera dan penyesuaian strategi.

Latar belakang keputusan ini muncul setelah evaluasi ketat di Kejuaraan Dunia, di mana Malaysia berusaha memaksimalkan peluang medali. Dengan hanya dua pasangan yang dipilih, tekanan pada pemain menjadi lebih tinggi, namun juga memberi peluang bagi pemain terbaik untuk bersinar di panggung Asia.

Sejauh ini, dua pasangan yang dipilih belum diumumkan secara rinci, namun Herry menegaskan bahwa keputusan akhir akan diumumkan setelah analisis lengkap semua data performa dan kondisi fisik pemain. Pihak federasi berharap bahwa strategi seleksi ini akan menghasilkan skuad yang siap bersaing di tingkat Asia dan memperkuat posisi Malaysia di badminton dunia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.