Media Kampung – Jadwal Grand Final Proliga 2026 telah diumumkan, menandai konfrontasi akhir antara Jakarta Bhayangkara Presisi (JBP) yang mengincar hattrick juara dan Gresik Phonska Plus yang mengalami kegagalan harapan setelah kekalahan Megawati.

Final Four digelar pada Minggu, 19 April 2026, di GOR Jatidiri, Semarang. Pertandingan putra dimulai pukul 16.00 WIB antara JBP dan Jakarta LavAni Livin’ Transmedia, sementara sektor putri mempertemukan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia melawan Jakarta Pertamina Enduro pada pukul 19.00 WIB. Siaran langsung dapat diakses lewat Moji TV dan platform Vidio.

Tim JBP memasuki laga terakhir dengan catatan tak terkalahkan sejak awal musim reguler hingga final four. Pelatih Reidel Toiran menegaskan bahwa strategi rotasi pemain akan dipertahankan untuk menjaga kebugaran menjelang grand final. Target utama JBP adalah meraih gelar ketiga beruntun, sebuah prestasi yang belum pernah tercapai dalam era Proliga modern.

Di sisi lain, Jakarta LavAni tampil unggul sepanjang turnamen, belum pernah terpaksa bermain full set. Kemenangan melawan JBP di laga penentu ini akan mengukuhkan LavAni sebagai tim tak terkalahkan dan memberi peluang besar untuk mengacaukan rencana hattrick JBP.

Pertarungan putri menampilkan Gresik Phonska Plus yang dipimpin oleh pemain veteran Megawati. Meskipun Phonska memimpin klasemen sementara dengan empat kemenangan, tim gagal menahan serangan agresif Jakarta Pertamina Enduro yang memanfaatkan servis kuat dan blok defensif solid. Skor akhir menegaskan dominasi JPE dengan tiga set bersih.

Kekalahan ini menghancurkan mimpi Phonska untuk melaju ke grand final, mengubah posisi mereka menjadi runner-up di final four putri. Dengan poin yang sama, selisih set menjadi faktor penentu, sementara JPE mengamankan tiket final berkat selisih set yang lebih baik.

Reidel Toiran menyatakan, “Kami tetap fokus pada tiga gelar berturut‑turut, dan kekalahan LavAni tidak akan mengubah tekad kami.” Sementara itu, pelatih Gresik Phonska, Arif Pratama, mengaku, “Megawati dan tim sudah berjuang keras, namun kami harus belajar dari kekalahan ini untuk kembali lebih kuat di musim berikutnya.”

Proliga 2026 menandai edisi ke-12 kompetisi voli profesional Indonesia, dengan JBP telah menjuarai dua musim terakhir (2024, 2025). Pencapaian hattrick akan menempatkan mereka dalam daftar eksklusif klub yang menguasai tiga gelar beruntun, mengukuhkan dominasi mereka dalam era modern.

Grand Final Proliga 2026 dijadwalkan berlangsung dari Selasa, 21 April hingga Minggu, 26 April 2026, di GOR Amongrogo, Yogyakarta. Empat tim final akan bersaing dalam seri best‑of‑five, dengan tiket dapat dibeli secara daring melalui portal resmi PBVSI dan agen resmi.

Saat ini, persiapan tim masih berlangsung intensif. JBP melanjutkan latihan taktik dengan menekankan transisi cepat, sementara Jakarta Pertamina Enduro mengoptimalkan koordinasi blok‑serif. Kedua tim mengaku siap menghadapi tekanan mental dan fisik yang akan muncul di panggung grand final.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.