Media Kampung – 18 April 2026 | Crystal Palace berhasil melaju ke semifinal UEFA Conference League setelah mengalahkan Fiorentina 2-1 pada leg kedua dan 4-2 secara agregat pada 16 April 2026 di Stadio Artemio Franchi, Florence. Kemenangan ini menjaga mimpi Eropa klub dan menegaskan performa mereka meski menghadapi tekanan.
Pada leg pertama yang berlangsung di Selhurst Park, Palace memimpin 3-0 berkat gol Ismaila Sarr, Marcus Ingvartsen, dan Adam Lallana, memberikan keunggulan signifikan sebelum kembali ke Italia. Keunggulan tiga gol tersebut menjadi dasar strategi defensif pada leg tandang.
Di laga balik, Ismaila Sarr membuka skor pada menit 17 dengan sundulan setelah umpan Daniel Munoz, memperbesar keunggulan menjadi 4-0 agregat. Albert Gudmundsson menyamakan pada menit 30 lewat penalti setelah Jaydee Canvot menumpuk Mandragora, dan Cher Ndour menambah satu gol pada menit 53, menyelesaikan hasil 2-1 untuk Fiorentina.
Namun, pertandingan berakhir dengan dua cedera serius bagi Palace; Adam Wharton dan Maxence Lacroix harus keluar pada babak pertama karena masalah otot. Manajer Oliver Glasner berharap cedera tersebut tidak bersifat jangka panjang, mengingat pentingnya kedua pemain menjelang semifinal.
Beberapa suporter menyuarakan pendapat mereka: Steve menilai tim menguasai 30 menit pertama namun kemudian terasa rapuh, sementara Adrian menganggap penampilan tidak indah namun tetap profesional; Gavin menyoroti peran penting Sarr dan Mitchell dalam mempertahankan keunggulan. Pendapat ini mencerminkan harapan tinggi fans terhadap kelanjutan kampanye.
Glasner menyesuaikan formasi menjadi 4-2-3-1 setelah cedera, menekankan transisi cepat dan pressing tinggi untuk menahan serangan Fiorentina. Sarr tetap menjadi ujung tombak, sementara Ndour yang masuk sebagai pengganti memberikan dampak signifikan dengan golnya.
Setelah kemenangan ini, Palace akan berhadapan dengan Shakhtar Donetsk dalam semifinal dua leg, dengan laga pertama dijadwalkan akhir Mei di London. Pertarungan tersebut menawarkan peluang bagi klub meraih trofi Eropa pertama dalam sejarahnya.
Keberhasilan di kompetisi Eropa menambah nilai positif pada musim domestik Palace yang penuh tantangan, termasuk kehilangan beberapa pemain kunci dan perubahan manajerial. Prestasi ini memperkuat kepercayaan suporter dan meningkatkan profil klub di kancah internasional.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan