Media Kampung – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Senin (22/6). Dalam amanatnya, Pramono menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar mengenang sejarah, melainkan juga menjadi pijakan untuk menyiapkan Jakarta menuju usia lima abad sebagai kota global yang tetap berpihak pada warganya.

“Usia ini menjadi pengingat bahwa Jakarta sedang berdiri di gerbang menuju lima abad. Ini bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi juga memastikan Jakarta siap menghadapi masa depan sebagai kota global yang tetap berpihak kepada warganya,” ujar Pramono.

Apresiasi untuk Semua Pihak

Pramono menyampaikan bahwa perjalanan Jakarta selama hampir lima abad tidak terlepas dari kontribusi seluruh elemen masyarakat. Keberagaman dan semangat gotong royong menjadi fondasi utama yang membuat Jakarta mampu tumbuh dan berkembang. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, komunitas, dunia usaha, tokoh agama, tokoh budaya, media, dan semua pihak yang terlibat dalam pembangunan ibu kota.

Pembangunan Berorientasi pada Manfaat Langsung

Pramono menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari capaian angka dan statistik, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memastikan berbagai layanan dasar dan program pembangunan mampu menjawab kebutuhan warga. “Pembangunan harus hadir dalam kehidupan sehari-hari warga. Pendidikan, kesehatan, kesempatan kerja, bantuan sosial, dan transportasi publik tetap menjadi prioritas agar manfaat pembangunan tidak hanya terlihat dalam data, tetapi juga dirasakan masyarakat,” tuturnya.

Data Ekonomi Positif

Dalam kesempatan tersebut, Pramono memaparkan sejumlah indikator ekonomi Jakarta. Inflasi Jakarta sepanjang 2025 tetap terkendali di angka 2,45 persen. Realisasi investasi mencapai Rp 270 triliun pada triwulan pertama 2026. Perekonomian Jakarta pada 2026 tercatat tumbuh sebesar 5,59 persen dengan kontribusi 16,67 persen terhadap perekonomian nasional.

Prioritas Menuju Jakarta Emas

Menjelang usia ke-500 tahun, Pemprov DKI Jakarta terus memperkuat program prioritas yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, meliputi peningkatan kualitas layanan publik, penguatan transportasi umum terintegrasi, perluasan akses air bersih perpipaan, pengendalian banjir, hingga transformasi digital pemerintahan. Pramono berharap Jakarta dapat berkembang menjadi kota yang maju secara ekonomi, kuat secara sosial, dan nyaman ditinggali. “Kota yang mampu bersaing di tingkat global tanpa kehilangan identitas, budaya, dan semangat kebersamaan yang selama ini menjadi kekuatan Jakarta,” pungkasnya.

Jakarta masih menghadapi tantangan seperti perubahan iklim, pengelolaan sampah, banjir, dan pemenuhan air bersih. Pramono memastikan semua tantangan akan direspons melalui pembangunan berkelanjutan yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup warga.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.