Media Kampung – Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta menyatakan keyakinannya bahwa kemerdekaan Palestina kini semakin dekat. Ia menilai perjuangan rakyat Palestina telah memasuki fase baru yang tidak hanya berhadapan dengan penjajahan, melainkan juga menjadi pertarungan antara kemanusiaan dan anti-kemanusiaan.

Dalam wawancara terbaru, Anis mengungkapkan optimisme besar terhadap kemerdekaan Palestina yang diyakininya dapat terwujud lebih cepat dari perkiraan. Gelombang dukungan internasional yang makin meluas menjadi indikator kuat, terutama setelah kejadian genosida yang berlangsung di Gaza sejak tahun 2023 hingga saat ini.

Tragedi kemanusiaan tersebut telah membuka mata dunia terhadap kondisi nyata di Palestina. Isu Palestina saat ini sudah tidak hanya menjadi persoalan rakyat Palestina, melainkan menjadi perhatian seluruh umat manusia di dunia, kata Anis yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Gelora.

Anis mencontohkan keterlibatan warga dari berbagai negara, termasuk Eropa, dalam aksi solidaritas internasional seperti misi kemanusiaan Global Flotilla. Hal ini menunjukkan bahwa konflik Palestina telah melampaui batas identitas agama maupun wilayah geografis.

Lebih lanjut, Anis menyatakan bahwa Israel kini bukan lagi hanya menghadapi rakyat Palestina, melainkan seluruh kemanusiaan. Ia menilai tindakan militer Israel yang menyebabkan kerusakan besar dan pengungsian massal di Gaza justru mengikis legitimasi moral negara tersebut di mata dunia.

Menurut Anis, operasi militer yang dilakukan Israel hanya akan semakin menghancurkan dasar moral yang selama ini menjadi alasan berdirinya negara tersebut. Ia pun mendesak negara-negara Arab dan Islam untuk menghentikan apa yang disebutnya sebagai genosida yang dilakukan Israel.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.