Media Kampung – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyelenggarakan Pentas Pelajar 2026 sebagai ajang bagi pelajar Indonesia untuk mengekspresikan kreativitas dan bakat melalui seni dan budaya. Kegiatan ini menjadi sarana menampilkan karya yang menanamkan nilai persahabatan dan kerukunan antar pelajar.
Berbagai kegiatan meriah dihadirkan dalam Pentas Pelajar 2026, seperti Festival Band Pelajar, pemutaran film pendek lengkap dengan lokakarya, demo komik digital, hingga bazar jajanan pasar dan interaksi kreatif lainnya. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, turut hadir sebagai juri dalam kompetisi aransemen lagu “Rukun Sama Teman” yang menjadi fokus utama festival ini.
Abdul Mu’ti mengapresiasi keberanian para pelajar dalam mengaransemen ulang lagu tersebut dengan gaya yang berbeda dari versi aslinya. Menurutnya, kreativitas ini menunjukkan potensi seni generasi muda Indonesia yang terus berkembang. “Poin pentingnya adalah keberanian mereka keluar dari genre musik aslinya, itu luar biasa,” ujarnya.
Lagu “Rukun Sama Teman” dipilih sebagai media untuk menyebarkan nilai empati, kerukunan, dan persahabatan di kalangan pelajar. Gerakan ini mengajak mereka membangun solidaritas dan budaya saling menghargai di lingkungan sekolah serta kehidupan sehari-hari.
Dalam kompetisi tersebut, SMK Negeri 10 Bandung keluar sebagai juara pertama. Perwakilan dari sekolah ini, Leonel, menyebutkan bahwa kelompoknya berusaha menghadirkan aransemen musik yang tidak hanya menarik, tapi juga mampu menyampaikan makna lagu secara mendalam. “Kami ingin lagu ini dihayati dan dilakukan, bukan sekadar dinyanyikan,” kata Leonel.
Sementara itu, SMA Negeri 4 Denpasar yang meraih juara kedua memilih aransemen pop-jazz sebagai bentuk eksplorasi baru dalam membawakan lagu tersebut. Bulan, salah satu anggotanya, menyatakan kegembiraannya mengeksplorasi gaya musik yang berbeda agar lagu tetap menarik dan bermakna.
Pentas Pelajar 2026 merupakan bagian dari Gebyar Lomba dan Talenta Siswa 2026 yang bertujuan mewujudkan pembelajaran bermakna dan menyenangkan. Kegiatan ini merupakan implementasi konsep infrastruktur pedagogik yang fokus pada peningkatan kompetensi guru, pembelajaran digital, dan pengalaman belajar yang menyenangkan untuk peserta didik.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menekankan pentingnya suasana lomba yang meriah dan penuh semangat sebagai wujud pembelajaran yang menggembirakan atau joyful learning. Ia memberikan semangat kepada seluruh peserta untuk tampil percaya diri dan menjunjung sportivitas dalam kompetisi.
Gubernur Banten, Andra Soni, turut menyampaikan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kemampuan akademik, tetapi juga dari kemampuan peserta didik dalam mengaktualisasikan minat dan bakat. Ia mengajak para pelajar untuk terus mengembangkan diri dengan menjunjung karakter dan sportivitas.
Melalui Pentas Pelajar 2026, Kemendikdasmen berhasil menghadirkan wadah yang memfasilitasi pelajar untuk mengeksplorasi potensi seni dan kreatifitas sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan persahabatan. Kegiatan ini diharapkan dapat terus mendukung pembentukan karakter generasi muda yang unggul dan harmonis.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.




