Media Kampung – Presiden Prabowo Subianto mendapat sambutan hangat dari ratusan warga negara Indonesia (WNI) saat tiba di Paris, Prancis. Kehadiran Presiden Prabowo di kota ini menarik perhatian komunitas Indonesia yang menetap di sana, menandai momen penting dalam hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis.
Ratusan WNI berkumpul di hotel tempat Presiden Prabowo menginap untuk menyambut kedatangannya dengan antusiasme tinggi. Salah satu warga Indonesia, Ruth, yang telah tinggal di Prancis selama 23 tahun, menyatakan kebahagiaannya dapat bertemu langsung dengan Presiden. Ia mengapresiasi kesempatan berjabat tangan yang menunjukkan perhatian Presiden terhadap rakyat Indonesia di luar negeri.
“Saya sangat terima kasih kepada Bapak Prabowo yang meluangkan waktu untuk bertemu kami di sini. Meskipun hanya sebatas berjabat tangan, saya merasa sangat terhormat dan tersentuh,” ujar Ruth yang berasal dari Blitar, Jawa Timur.
Selain para warga yang telah lama menetap, sejumlah mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Prancis juga merasa bangga dapat bertatap muka dengan Presiden Prabowo. Reval, salah satu mahasiswa, menyebut pertemuan ini sebagai kesempatan langka dan berharga yang tidak semua orang punya kesempatan mengalaminya.
Mahasiswa lainnya, Syeril, menyoroti pentingnya hubungan bilateral yang erat antara Indonesia dan Prancis. Ia menilai hubungan tersebut membawa manfaat nyata bagi komunitas pelajar Indonesia di Prancis, sekaligus membuka peluang untuk memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia internasional.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden yang telah menjalin hubungan sangat baik dengan Prancis. Kami sebagai mahasiswa merasakan manfaat dari kerja sama ini dan berharap budaya Indonesia bisa semakin dikenal secara global,” ucap Syeril.
Dalam agenda kunjungannya di Paris, Presiden Prabowo juga dijadwalkan untuk melaksanakan salat Iduladha dan bersilaturahmi dengan warga Indonesia di Wisma Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). Kegiatan ini menunjukkan perhatian Presiden terhadap aspek keagamaan dan kebersamaan komunitas Indonesia di luar negeri.
Presiden Prabowo tidak datang sendiri, ia didampingi oleh sejumlah pejabat penting seperti Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy, serta putranya, Didit Hediprasetyo. Kehadiran para pejabat ini menambah bobot kunjungan sekaligus mempererat hubungan diplomatik antara kedua negara.
Kunjungan Presiden Prabowo ke Paris ini tidak hanya memberikan semangat bagi diaspora Indonesia di Prancis, tetapi juga menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga komunikasi dan mendukung warga negara Indonesia yang berada di luar negeri. Interaksi langsung seperti ini dianggap penting untuk memperkuat rasa kebersamaan dan identitas nasional.
Secara keseluruhan, momen kedatangan Presiden Prabowo di Paris menjadi bukti nyata keakraban antara pemimpin dan rakyatnya, sekaligus memperkuat kerja sama bilateral Indonesia-Prancis yang selama ini berjalan dengan baik. Kunjungan ini diharapkan membuka jalan bagi berbagai kerjasama yang lebih intensif di masa mendatang serta memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan