Media Kampung – Sejumlah pejabat negara Indonesia menerima undangan haji tamu Raja Salman pada tahun 2026, sebuah kehormatan yang menunjukkan hubungan erat antara Indonesia dan Arab Saudi. Acara pelepasan jemaah haji undangan ini berlangsung pada Selasa, 19 Mei 2026 di Jakarta.

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah Arab Saudi atas undangan tersebut. Ia juga mengapresiasi peran Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H. Amodi, yang dinilai berhasil mempererat hubungan bilateral antara kedua negara. Muzani menuturkan bahwa pelayanan haji yang diberikan oleh pemerintah Arab Saudi kepada jemaah Indonesia terus mengalami perbaikan dan peningkatan kualitas dari waktu ke waktu, sehingga jemaah dapat melaksanakan ibadah dengan lebih nyaman dan lancar.

Selain itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia, turut menyampaikan apresiasi khusus atas perhatian serta penambahan kuota haji yang diberikan pemerintah Arab Saudi setiap tahunnya. Ia menyatakan terima kasih kepada Dubes Faisal dan pemerintah Saudi yang terus mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah haji bagi jemaah Indonesia.

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Haikal Hassan, menyoroti komitmen pemerintah Arab Saudi dalam menjaga kualitas dan kehalalan makanan untuk jemaah haji Indonesia. Melalui kerja sama dengan Saudi Halal Center, kualitas konsumsi jemaah kini mendapat perhatian serius dengan standar halal dan tayyib yang ketat, memastikan makanan yang disajikan tidak hanya halal tetapi juga berkualitas tinggi.

Pelepasan resmi jemaah haji undangan tamu Raja Salman yang berjumlah 42 orang dari berbagai latar belakang ini dilakukan langsung oleh Duta Besar Faisal Abdullah H. Amodi. Undangan ini merupakan bentuk penghargaan khusus dari Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud kepada umat Islam Indonesia serta simbol hubungan erat kedua negara.

Perhatian khusus yang diberikan oleh Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman kepada jemaah Indonesia menegaskan bahwa pelayanan haji merupakan bagian penting dari kepemimpinan yang dihargai umat Islam di tanah air. Pemerintah Indonesia terus menjalin komunikasi intensif dengan Arab Saudi guna mendukung kelancaran ibadah haji, termasuk peningkatan layanan dan fasilitas bagi para jemaah Indonesia.

Dengan berbagai kemajuan dalam pelayanan haji dan perhatian khusus dari pemerintah Arab Saudi, para jemaah Indonesia diharapkan dapat menjalankan ibadah haji tahun 2026 dengan lebih tenang dan khusyuk. Undangan haji tamu Raja Salman ini menjadi momentum penting yang memperkuat hubungan bilateral sekaligus meningkatkan kualitas pengalaman ibadah bagi umat Islam Indonesia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.