Media Kampung, Tim Red Bull dan McLaren gagal menandingi kecepatan barisan depan pada sesi kualifikasi di Sirkuit Silverstone, Inggris. Kedua tim mengeluhkan masalah keseimbangan mobil yang membuat mereka tertinggal jauh dari para penantang utama.
Kualifikasi yang Mengecewakan
Lando Norris dari McLaren hanya mampu menempati posisi keenam pada sesi kualifikasi, sementara rekan setimnya Oscar Piastri berada di urutan kedelapan. Piastri terus mengeluhkan kurangnya daya cengkeram pada ban belakang. Sementara itu, Max Verstappen dari Red Bull harus puas memulai balapan dari posisi ketujuh setelah sebelumnya finis keenam di Sprint.
Pengakuan Tim
Dalam wawancara resmi, Norris meminta timnya untuk bersikap realistis. Ia menilai kecepatan maksimal mobil mereka tertinggal jauh dari para penantang utama. Nasib serupa dialami Red Bull. Verstappen mengeluhkan kurangnya kecepatan mobil di lintasan lurus. Bos Red Bull Laurent Mekies mengakui tim mengalami kemunduran dan kini hanya beroperasi sebagai tim terbaik ketiga.
Penyelamat dari Red Bull
Beruntung, Isack Hadjar tampil sebagai penyelamat tim Red Bull dengan merebut posisi start kelima pada kualifikasi sore. Ini menjadi sedikit kabar baik di tengah performa tim yang menurun.
Strategi Balapan
Pirelli memprediksi satu kali pit stop menjadi strategi tercepat, dengan selisih 13 detik lebih cepat secara simulasi. Direktur Pirelli Dario Marrafuschi menyarankan penggunaan ban kompon Medium, yang sudah digunakan sebagian besar tim saat Sprint. Kombinasi awal ban C2 menuju Hard menjadi opsi tercepat. Balapan utama di Inggris dijanjikan sarat akan kejutan taktis.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.






















Tinggalkan Balasan