Media Kampung – Tim McLaren Mastercard harus puas dengan posisi start keenam dan ketujuh pada sesi kualifikasi F1 Austria 2026 di Sirkuit Red Bull Ring, Sabtu (27/6). Lando Norris mencatat waktu 1 menit 106,502 detik untuk mengamankan P6, sementara Oscar Piastri hanya tertinggal sembilan perseribu detik di P7. Hasil ini memperpanjang tren negatif McLaren yang belum sekalipun meraih podium tertinggi sepanjang musim 2026.

Sesi kualifikasi diawali drama teknis pada mobil Lando Norris di Q1. Mobil MCL40 mengalami kerusakan kecil pada saluran udara rem belakang. Beruntung, catatan waktu Norris sudah aman sehingga tim mekanik bisa melakukan perbaikan darurat sebelum Q2. Pada Q2, performa McLaren sempat menjanjikan saat Oscar Piastri memimpin tujuh perseribu detik di depan Norris. Namun, ketika memasuki Q3, celah performa dengan tim rival justru melebar.

Direktur Teknis Rekayasa McLaren, Neil Houldey, secara terbuka mengakui bahwa posisi 6 dan 7 adalah cerminan realistis dari level mobil mereka saat ini. “Para pembalap telah bekerja sangat baik untuk mengeksploitasi seluruh potensi mobil, dan para ahli mesin juga terus berkembang. Namun secara jangka panjang, kami masih kekurangan performa dibandingkan dua sampai tiga tim teratas,” ujar Houldey.

Houldey menambahkan bahwa seluruh staf di pabrik Woking sedang bekerja keras untuk menemukan resep kecepatan yang hilang. Fokus utama pengembangan saat ini tertuju pada sektor aerodinamika, pemanfaatan ban, dan desain untuk mendapatkan tambahan beberapa persepuluh detik yang krusial. “Kami semua mencari cara untuk mendapatkan beberapa persepuluh detik yang kami butuhkan agar bisa rutin bertarung memperebutkan posisi satu dan dua,” tegasnya.

Menatap balapan hari Minggu, manajemen ban dan strategi pit stop diprediksi menjadi penentu utama di tengah tingginya degradasi ban akibat cuaca panas Austria. McLaren kini beralih fokus untuk memanfaatkan setiap celah strategi demi mengamankan poin maksimal dan memutus tren negatif mereka musim ini.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.