Media Kampung – Pebalap Yamaha, Toprak Razgatlioglu, harus rela mengakhiri balapan MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen lebih awal karena masalah chattering yang parah pada sisi kiri motornya. Padahal, ia sempat menunjukkan performa impresif dengan naik dari posisi start terakhir hingga ke posisi 11 dan bersaing di posisi 10 besar.

Razgatlioglu mengaku tidak bisa berbuat banyak saat getaran kuat pada bagian depan motor membuatnya kehilangan kendali, terutama di tikungan kiri. “Saya mulai dengan baik, di tikungan lima saya memanfaatkan celah dan melewati banyak pebalap. Namun setelah masuk 10 besar, sisi kiri mulai chattering. Saya tidak mengerti kenapa,” ujarnya usai balapan.

Masalah chattering ini berbeda dari biasanya. Menurut Razgatlioglu, getaran biasanya berhenti saat gas dibuka, tetapi kali ini berlanjut terus. Ia bahkan mendapat konfirmasi dari Brad Binder yang melihat langsung guncangan hebat pada motor Yamaha M1 miliknya di tikungan sembilan. “Binder bilang, ‘Saya lihat motor Anda, chattering-nya luar biasa, benar-benar tidak berhenti’. Saya coba berbagai cara, tapi tidak mungkin,” jelasnya.

Pebalap asal Turki itu menyebut bahwa dirinya bahkan sempat hanya menggunakan tikungan kanan untuk meminimalkan masalah. Namun, saat Brad Binder dan Alex Rins melewatinya, ia sadar balapannya sudah berakhir. “Saya frustrasi karena tidak bisa berkendara seperti itu. Padahal sebelum chattering muncul, saya merasa sangat nyaman dengan motor. Saya pikir bisa mengejar Fabio Quartararo,” tambahnya.

Razgatlioglu menegaskan bahwa tidak ada tanda-tanda masalah sebelumnya. Justru, pada sesi latihan ia merasa cepat di tikungan kiri, yang biasanya menjadi keunggulannya. “Saya bisa mengejar waktu di bagian lain, tapi setiap kali masuk tikungan kiri, semuanya hilang lagi,” katanya.

Hasil analisis data menunjukkan bahwa getaran sangat jelas terlihat, namun tim belum menemukan penyebab pasti. “Kami harus menganalisis semuanya dengan hati-hati dan mencari tahu apa yang terjadi,” pungkas Razgatlioglu. Balapan ini menjadi salah satu yang terbaiknya musim ini sebelum masalah teknis menghentikan lajunya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.