Media Kampung – Martabak Factori menyelenggarakan acara live cooking takjil di Masjid Abdillah Rabbani Jember, menyajikan ratusan porsi martabak hangat untuk berbuka puasa selama Ramadan.

Takjil merupakan tradisi berbagi makanan ringan manis menjelang waktu berbuka, yang biasanya disajikan dalam bentuk kue, buah, atau minuman manis.

Masjid Abdillah Rabbani terletak di kawasan Muktisari, Jember, dan menjadi titik kumpul utama jemaah selama bulan suci.

Kegiatan ini menampilkan konsep unik, yakni memasak martabak secara langsung di area masjid sehingga jemaah dapat menyaksikan proses pembuatan hingga penyajian.

Tim Martabak Factori menyiapkan wajan besar, adonan khusus, dan bahan baku segar untuk menghasilkan martabak manis dan terang bulan yang aromanya tercium jauh sebelum buka.

“Ramadan identik dengan takjil dan kebersamaan. Kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda, bukan hanya membagikan makanan, tetapi juga memberikan pengalaman,” ujar pemilik Martabak Factori, Nur Muhammad Shiddiq.

Setiap hari, ratusan porsi martabak dan terong bulan diproduksi secara bergantian, dipadukan dengan aneka gorengan untuk memenuhi kebutuhan jemaah.

Pengurus masjid menilai acara ini sangat positif karena tidak hanya memperkuat rasa solidaritas, melainkan juga menambah suasana hangat di tengah keramaian berbuka.

Donatur lokal turut berpartisipasi dengan menyediakan bahan baku serta dana operasional, sehingga proses produksi dapat berjalan tanpa hambatan.

Kehadiran live cooking menarik minat anak-anak dan remaja yang penasaran melihat adonan dituangkan, diputar, dan matang di atas wajan berukuran besar.

Semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang menjadi nilai utama Ramadan terasa semakin kuat melalui acara berbagi takjil ini.

Jemaah yang menunggu berbuka dapat menikmati martabak dalam keadaan panas, meningkatkan kepuasan rasa sekaligus meneguhkan kebersamaan.

Acara live cooking dimulai setiap hari menjelang maghrib, dimulai pukul 17.45 dan berakhir sesaat setelah takjil dibagikan pada pukul 18.10.

Martabak Factori berencana melanjutkan program serupa di masjid-masjid lain di Jember sebagai bentuk amal jariyah yang berkelanjutan.

Hingga kini, respons positif terus mengalir, dan penyelenggaraan takjil live cooking tetap menjadi agenda utama menjelang akhir Ramadan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.