Media Kampung – Komjen Pol Wahyu Hadiningrat resmi menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) menggantikan Komjen Pol Dedi Prasetyo. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026, oleh Presiden Prabowo Subianto.
Wahyu Hadiningrat lahir pada 4 Juni 1970 dan merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1992. Kariernya di kepolisian dimulai sejak 1993, dengan meniti karier di bidang reserse dan operasional kepolisian. Pengalaman awalnya meliputi penugasan sebagai Perwira Pertama di Polda Jawa Barat dan berbagai posisi di tingkat kewilayahan seperti Wakapolsekta Cirebon Selatan dan Kapolsek Soreang, Polres Bandung.
Karier dan Pengalaman di Bidang Reserse
Wahyu mengembangkan kariernya dengan menduduki posisi Kapolres Metro Bekasi pada 2011 dan Kapolres Metro Jakarta Selatan pada 2012. Tahun 2016, ia dipercaya sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya, menangani tindak pidana khusus seperti kasus ekonomi, korupsi, dan kejahatan siber.
Pada 2018, Wahyu diangkat sebagai Wakapolda Metro Jaya, kemudian pada 2020 menjadi Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (Wakabareskrim) dengan pangkat Inspektur Jenderal Polisi (bintang dua).
Peran Strategis dalam Perencanaan dan Penganggaran Polri
Memasuki tahun 2021, Wahyu menjalankan tugas sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Perencanaan dan Anggaran (Astamarena), sebuah jabatan yang merupakan hasil restrukturisasi organisasi Polri. Pada September 2024, ia dikukuhkan sebagai Astamarena dengan pangkat Komisaris Jenderal Polisi (bintang tiga). Dalam posisi ini, Wahyu bertanggung jawab atas perencanaan program dan penganggaran institusi Polri, yang merupakan posisi strategis dalam pengelolaan sumber daya kepolisian.
Kontribusi pada Penanganan Kasus Terorisme
Selain berkiprah di bidang perencanaan dan anggaran, Wahyu juga memiliki pengalaman signifikan dalam penanganan kasus-kasus terorisme. Ia pernah terlibat dalam penanganan perkara Bom Bali II pada tahun 2005, yang menunjukkan kemampuan dan dedikasinya dalam menjaga keamanan nasional.
Pendidikan dan Kualifikasi
Komjen Wahyu Hadiningrat melengkapi kompetensinya dengan menempuh pendidikan di berbagai institusi kepolisian bergengsi seperti Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Sekolah Staf dan Pimpinan Polri (Sespim), serta Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Polri (Sespimti). Pendidikan ini mendukung kemampuannya dalam memimpin dan mengelola organisasi kepolisian di tingkat nasional.
Dengan pengalaman panjang di bidang operasional reserse dan perencanaan strategis, Komjen Wahyu Hadiningrat diharapkan dapat membawa kebijakan yang efektif dan inovatif dalam memimpin kepolisian sebagai Wakapolri. Jabatan barunya ini menjadi tonggak penting dalam karier dan memberikan kontribusi besar bagi penguatan institusi Polri ke depan.












Tinggalkan Balasan