Media Kampung – Seorang perempuan berinisial S (46) diduga menjadi korban pembiusan di Taman Kaulinan, Lapangan Sempur, Kota Bogor, pada Kamis (11/6) malam. Peristiwa yang viral di TikTok ini menimbulkan keprihatinan, apalagi korban kehilangan telepon genggam, dompet, dan uang tunai sekitar Rp200 ribu.
Menurut Kapolsek Bogor Tengah Kompol Waluyo, korban diketahui berkenalan dengan seorang pria melalui media sosial sebelum kejadian. Diduga, pria tersebut mencampur zat tertentu ke dalam minuman kemasan rasa buah yang diminum korban, sehingga ia kehilangan kesadaran. Korban ditemukan terkapar di sebuah saung oleh petugas park ranger sekitar pukul 20.00 WIB dan langsung dilarikan ke RS PMI Bogor. Namun, karena kondisinya masih linglung, ia kemudian dirujuk ke RSUD Ciawi untuk perawatan lebih lanjut.
Wali Kota Bogor, Dedie Abdu Rachim, menyampaikan keprihatinannya dan telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi. Namun, satu CCTV yang berada di Taman Kaulinan diketahui dalam keadaan mati. Hal ini diungkapkan oleh Denis (28), salah satu park ranger, yang menyatakan taman beroperasi hingga pukul 22.00 WIB dan petugas berjaga 24 jam dalam dua shift. Meskipun demikian, kriminalitas di area taman tersebut belum pernah terjadi sebelumnya.
Polisi masih menyelidiki identitas pelaku serta kandungan dalam minuman yang diduga digunakan untuk membius korban. Hingga saat ini, korban belum dapat memberikan keterangan secara jelas karena masih dalam kondisi linglung. Kasus ini menjadi perhatian publik dan viral di media sosial, terutama di TikTok, sebagai pengingat akan bahaya pertemuan dengan orang asing yang dikenal melalui medsos.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan