Media Kampung – Kasus dugaan penggelapan dana yang melibatkan Hanania Group masih bergulir di Polda Metro Jaya. Sejumlah public figure dipanggil sebagai saksi, termasuk pasangan Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid yang turut diperiksa untuk dimintai keterangan.
Kuasa hukum Thariq dan Aaliyah, Sangun Ragahdo, membantah tudingan bahwa keberangkatan umrah pasangan itu pada akhir 2025 bersifat gratis. Ia menjelaskan bahwa justru Hanania Group yang pertama kali mendekati Thariq untuk kerja sama, namun Thariq berkali-kali menolak tawaran yang hanya berdasarkan skema gratis total.
Menurut Sangun, rombongan umrah Thariq terdiri dari delapan orang, namun hanya sebagian kecil yang masuk dalam skema benefit kerja sama. Selebihnya, biaya keberangkatan anggota keluarga dan tim lainnya ditanggung sendiri oleh Thariq. “Pembayaran dari Thariq pun ini nggak sedikit. Kita telah membayar kepada Hanania ini itu mencapai hampir Rp170 juta, Rp160 juta sekian, itu di luar biaya-biaya untuk ya di sana untuk makan, bayar mutawif dan lain sebagainya,” ujar Sangun, dikutip dari Media Kampung.
Sangun juga menjelaskan bahwa skema kerja sama tersebut merupakan bentuk barter jasa. Thariq dan Aaliyah berkewajiban melakukan promosi di media sosial sebagai timbal balik, namun untuk rombongan tambahan tidak ada kewajiban apapun. “Thariq ini diberikan benefit ya dalam tanda kutip ya Thariq dan Aaliyah ya, mendapatkan benefit itu adalah untuk diberangkatkan untuk Thariq, Aaliyah, dan Arash,” terangnya.
Sebelum Thariq dan Aaliyah, selebgram Keanu Agl juga telah dipanggil untuk pemeriksaan. Keanu mengaku bahwa kerja samanya dengan Hanania Group berbentuk barter sehingga dirinya tidak pernah menerima uang sepeser pun.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan